Jakarta, 13 Agustus 2016 – NMAA kembali membuat terobosan, asosiasi ini konsisten untuk terus bergerak demi menggeliatkan Industri, khususnya Otomotif Aftermarket Indonesia, tercatat sebanyak 20 orang calon Juri yang datang dari berbagai kota seluruh Indonesia mereka sepakat untuk diuji lewat 2 metoda (One on one interview dan isian essay) oleh 4 orang Komite NMAA yang telah malang melintang dan memiliki kompetensi dan integritas yang sangat teruju (Ted Diesta -Scoring Capacity-, Aris Harvenda -Scoring Capacity-, Octo Budhiarto -Technical Capacity-, Rizaldi Parani -Integrity & Psikologi).

Sertifikasi yang digelar di Garuda Room, Indonesia Convention and Exhibition, BSD, Serpong, bertepatan dengan GIIAS 2016 ini juga mencatatkan sejarah, dikarenakan di Indonesia belum pernah ada satu kalipun tercatat sertifikasi untuk juri modifikasi di Indonesia, Andre Mulyadi CEO NMAA Indonesia menambahkan “Untuk meraih mimpi kami yaitu membawa Industri ini naik ke level yang lebih tinggi kami memiliki beberapa misi, diantaranya focus kami Industri Modifikasi, khususnya kontes, kontes modifikasi merupakan proses edukasi melalui juri ke pesertanya, oleh karena itu kami sangat serius mengerjakan semua hal ini.”

“Menurut saya sertifikasi juri yg dilakukan NMAA kemarin sangat baik bagi perkembangan dunia modifikasi, Salut utk NMAA dan para komitenya. Maju terus dunia modifikasi.” Ronnie Akasia, salah satu peserta sertifikasi kemarin memberikan pendapatnya.

Dalam misinya NMAA akan berkolaborasi dengan beberapa official event, lalu setiap Juri yang telah tersertifikasi akan menggunakan regulasi NMAA yang telah dicatatkan melalui Rakernas NMAA pada tahun yang sama sehingga standarisasi yang dibuat akan menjadi suatu terapan yang baik di waktu mendatang.

DSCF1926

whatsapp-image-2016-10-07-at-11-35-48-am

whatsapp-image-2016-10-07-at-11-35-47-am

whatsapp-image-2016-10-07-at-11-35-39-am

whatsapp-image-2016-10-07-at-11-35-36-am-1

whatsapp-image-2016-10-07-at-11-35-32-am

Viva modifikasi dan aftermarket Indonesia.