National Modificator & Aftermarket Associaton (NMAA) memulai rangkaian acara NMAA Trending Workshop 2017 di hotel Quest, Denpasar, Bali, 25 Maret 2017. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan NMAA, dan kali kedua diadakan di Pulau Dewata.
Rangkaian Trending Workshop 2016 lalu, telah sukses dihelat di lima kota besar Indonesia. Antara lain; Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, serta Makassar. “Trending Workshop adalah salah satu flagship forum NMAA, yang tujuannya sebagai sarana sosialisasi dan juga sharing edukasi kepada para pelaku industri modifikasi serta aftermarket, untuk menuju level yang lebih tinggi,” sebut Andre Mulyadi, selaku CEO NMAA.

20170325_073743239_iOS
Trending Workshop 2017 Bali dihadiri 140 peserta, dengan membawa tema: Modified With Purpose. Tema ini dipilih untuk menyesuaikan pasar yang semakin kritis, serta menjawab gempuran tren modifikasi dari luar negeri, agar dunia tuning Indonesia bisa dipandang sejajar dengan negara-negara lainnya.
Ada beberapa agenda dalam Trending Workshop kali ini. Masing-masing adalah; Modified With Purpose oleh Ted Diesta selaku NMAA Steering Committee. Trimmer Knowledge Sharing yang dibawakan Edy dari Vertue Concept, Jakarta. Audio Trend oleh Max Adam Kamil perwakilan Pioneer Indonesia. Dan Kupas Tuntas Volt Step oleh Marco dari Qmax Army Indonesia.

20170325_162414000_iOS
“Sebagai asosiasi yang diisi expertise modifikasi dari seluruh Indonesia, maka sudah menjadi tugas NMAA mempertemukan serta menyeragamkan mindset mereka, dengan cara saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. Dengan begitu, masing-masing individu akan meningkat kemampuan tuning-nya. Maka Trending Workshop kami nilai adalah cara paling efektif untuk mewujudkan hal tersebut,” tambah Andre.
Trending Workshop 2017 juga didukung beberapa merek aftermarket. Di antaranya adalah PT Agung Poly Nugraha produsen kulit sintetis (Chronos Leatherette, Napa Prime, dan Mustang), Pioneer Indonesia, serta Qmax Army. Acara ini juga bekerjasama dengan Forum Otomotif Bali, selaku perkumpulan komunitas mobil dan motor setempat.