Sejak dua hari lalu tim National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) beserta rombongan merek aftermarket dan modifikator Indonesia sampai di Osaka, Jepang untuk menjalankan misi movement Great Indonesia. Hingga hari ini (9/2) pembangunan “island” booth di Indonesia section pada Osaka Automesse di gedung INTEX Osaka pun sudah dilakukan dan hampir rampung.

Nantinya dalam Indonesia “island” pameran modifikasi terbesar di Osaka tersebut, akan dipamerkan satu unit Mercedes-Benz E250 W212 milik Chandra Kenzo, yang dibawa langsung dari Indonesia. Mobil tersebut dipilih karena mewakili tren proper car scene berciri khas Indonesia yang mengedepankan unsur custom nan rapi. Mobil ini sepenuhnya dimodifikasi rumah modifikasi Ladas Garage asal D.I Yogyakarta.

IMG-20180209-WA0011 copySelain itu, dalam Great Indonesia “island” terdapat pula booth pamer dan jualan yang diisi berbagai produk aftermarket asli Indonesia. Sebut saja ban lokal Accelera, suspensi udara Revolt.id, produk lampu Yoong Motor, rumah airbrush Tomy Airbrush, hingga distro otomotif ZC Distromotive. Merek-merek tersebut nantinya akan berkesempatan mengenalkan dan menjual produk kebanggaan Indonesia kepada khalayak dunia melalui Jepang, baik user atau distributor.

Selain merek-merek aftermarket, movement Great Indonesia ini juga didukung Bank BPD BJB (Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat). Dan Mayaratih Couture, fashion designer Tanah Air yang karyanya sudah mendunia. Dalam kerjasama ini Mayaratih Couture menampilkan busana dengan tema “The Shadow of Wayang Inspired by Indonesian Puppet Show” yang akan dipakai model untuk mempresentasikan mobil modifikasi Indonesia di Osaka Automesse 2018.

IMG-20180209-WA0009 copy

IMG-20180209-WA0010 copy

“Kita harapakan penyelenggaraan Osaka Automesse 2018 khususnya dalam Indonesia island akan membawa dampak positif buat industri modifikasi dan aftermarket Tanah Air. Karena ini adalah ‘panggung’ besar dimana segenap potensi industri modifikasi Indonesia akan dilirik dunia. Doakan kami di sini, ya!” harap Andre Mulyadi, founder sekaligus CEO NMAA.