Dalam memilih kaca film, beberapa hal perlu diperhatikan. Bukan hanya soal penolakan radiasi panasnya saja, tapi juga kemampuannya untuk menjaga privasi di dalam kabin. Yang disebut terakhir tadi jadi tak kalah penting, karena juga menyangkut keselamatan pengguna dan merupakan syarat umum aplikasi kaca film ke mobil. Terlebih untuk pengguna mobil di kota-kota besar yang dihantui angka kriminalitas tinggi.

Kaca film 1

Beberapa jenis kaca film terbaik dilengkapi dengan teknologi dual reflection atau two way. Maksudnya, kaca film yang terlihat gelap hanya dari luar saja, sedangkan dari dalam pengemudi akan tetap jernih melihat keluar. Sehingga lebih aman untuk orang-orang yang suka meninggalkan barang di dalam mobil atau ingin mendapatkan privasi lebih di dalam kabin.

Kaca film Lexus

Kaca film two way memiliki sisi dalam reflection yang lebih rendah/doff. Sebaliknya, refleksi dari luar tinggi sehingga orang tak bisa melihat ke dalam. Hal ini biasanya dipengaruhi besaran angka Visible Light Transmission (VLT) yang mempengaruhi daya pandang pengemudi dan penumpang ke arah luar (semakin besar maka window film akan semakin tembus pandang). Serta Visible Light Reflectance (VLR), yang merupakan kemampuan kaca film untuk memantulkan benda layaknya sebuah cermin. Untuk yang ini sebaiknya pilih yang berangka seminim mungkin.

Penggunaan kaca film two way direkomendasikan untuk kaca samping dan belakang, sementara untuk kaca depan sebaiknya pilih kaca film yang jernih atau minimal 20% dan maksimal 40% sesuai rekomendasi. Biasanya yang refleksi pantulnya lebih bagus adalah kaca film yang permukaannya silver. Tapi bukan berarti kaca film hitam tidak bisa bersifat two way.

Mazda5 Kaca Film

Nah, untuk melihat apakah kaca film itu memiliki spek two way atau tidak sebenarnya cukup mudah. Anda cukup mencermati lembaran kaca film yang menempel di kaca. Kalau dari luar dan dalam sama gelapnya berarti one way. Tetapi jika dari luar jauh lebih gelap dibanding dari dalam maka kaca itu berjenis two way.