Sebagai penggemar modifikasi, istilah coilover pasti sudah sering kamu dengar. Ya, coilover adalah salah satu jenis suspensi yang banyak digunakan saat memodifikasi kaki-kaki mobil untuk mendapatkan setingan sesuai keinginan. Pengaturan ini yang biasanya tak bisa dipenuhi oleh suspensi standar.

tein-street-flex-coilovers

Untuk seorang pengemudi antusias, seting suspensi yang tepat amat menentukan kenikmatan berkendara. Bahkan di dunia balap, pengaturan suspensi yang tepat mempengaruhi catatan waktu atau raihan kemenangan dalam suatu lomba.

Sebutan coilover sebetulnya adalah kependekan dari “Coil Spring Over Strut”. Dalam bahasa awam adalah; shock absorber dengan coil spring (per keong) yang dirakit menjadi satu kesatuan. Jika melihat arti kata sebenarnya, ada juga suspensi standar yang menggunakan model coilover, namun komponen standar tak dilengkapi setelan.

coilover atur

Suspensi coilover aftermarket biasanya terdiri dari shock absorber berikut per yang bisa diatur tinggi-rendahnya dengan cara memutar dudukan pernya. Rangkaian per dan sokbreker inilah yang dipasang sebagai pengganti komponen standar. Dengan begitu bisa didapat setelan tinggi-rendah, dan keras-lembut suspensi sesuai keinginan.

Suspensi jenis ini mulai banyak dipakai sejak akhir 1990-an di mobil-mobil keluaran Jepang. Saat ini pun pilihan mereknya makin banyak, begitu pula spesifikasinya yang makin advanced. Untuk memilih coilover yang sesuai, secara umum spesifikasinya dibedakan menjadi tipe road/track (harian) dan competition (balap).

coilover tein

Untuk proses peyetelan, coilover biasanya sudah dilengkapi tiga pilihan setting, yaitu soft, normal, dan hard. Namun ada juga produk yang dapat di-setting secara full manual per komponennya (per, shaft, shim, oli, dll), yang biasanya diperuntukkan spek kompetisi.

K Sport Coilover

Hampir mirip dengan suspensi standar, menjaga kebersihan batang coilover dari kotoran adalah cara yang tepat untuk merawatnya. Saat mencuci mobil, silakan semprot dengan air bertekanan tinggi untuk merontokkan kotoran. Selain itu beberapa produsen coilover juga menganjurkan melakukan kontrol periodik kondisi coilover ke dealernya untuk penggantian oli dan mengecek kondisi seal untuk mencegah kerusakan.