Jokowi Dan Dunia Kustom Tanah Air. Pemberitaan soal kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Sukabumi pada Minggu (8/4) silam terasa masif sekali. Perbincangan di lini masa media sosial pun belum berhenti sampai detik ini. Maklum saja kehebohan terjadi karena agenda kunjungan kerja tersebut dilakukan Presiden dengan cara tak biasa. Presiden Jokowi melakukannnya dengan mengendarai motor chopper barunya.

Ditemani rombongan yang terdiri dari komunitas motor, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Presiden Jokowi melakukan riding sejauh 30 kilometer memantau program padat karya yang sudah berjalan di desa-desa pada daerah tujuan.

@kangdede78 / Dede Budhyarto

@kangdede78 / Dede Budhyarto

Terlepas berita yang berkembang kemudian, dari sisi dunia kustom hal ini patut diapresiasi. “Tentu kita senang jika Presiden sudah mulai melihat dunia kustom Indonesia. Ini adalah hal baru dan bagus menurut saya,” sebut Lulut Wahyudi, builder motor senior sekaligus pegiat dunia kustom Tanah Air.

Untuk diketahui, motor kustom bermesin Royal Enfield Bullet 350cc milik Jokowi sebelumnya pernah tampil di Yokohama Jepang, dalam gelaran Yokohama Hot Rod Custom Show, awal Desember 2017 silam bersama 7 motor karya builder Indonesia lainnya. Kegiatan tersebut turut didukung Badan Ekonomi Kreatif, dalam bentuk pemberian travel grant (tiket pesawat).

Dan jauh sebelum ke Jepang, motor berkelir emas tersebut sempat dibawa ke Instana Bogor saat peringatan Hari Sumpah Pemuda (28/10) lalu oleh Gentlemen’s Pact, yang merupakan sebuah gerakan para penggiat industri kreatif Indonesia untuk bangga terhadap produk lokal. Kabarnya saat itulah Presiden Jokowi memutuskan untuk membeli motor kustom chopper buatan Kick Ass Chopper  dan Elders Garage itu seharga Rp 140 juta.

motorplus.gridoto.com

motorplus.gridoto.com

“Menurut saya langkah Presiden membeli motor kustom bisa diartikan sebagai dukungan nyata beliau terhadap industri kreatif, yang memang sejak awal jadi concern beliau dalam masa kepemimpinannya. Harus diakui juga, sebagai pribadi saya melihat Pak Jokowi memang dekat terhadap hal-hal yang berbau wirausaha dan inspiratif,” sebut Octo Budhiarto, seorang jurnalis senior otomotif.

Hal senada diucapkan Bey Triadi Machmudin, Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Negara perihal pembelian motor kustom bergaya chopper tersebut. “Presiden sebenarnya ingin meningkatkan brand value anak bangsa.” Ada celah pasar dalam dunia kustom yang bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi para anak muda yang menggelutinya.

viva.co.id

viva.co.id

Faktanya, dunia otomotif kustom Tanah Air saat ini memang sedang berkembang. Lulut Wahyudi yang memprakarsai Kustomfest (pameran otomotif kustom pertama dan terbesar di Indonesia) sejak 2012 memastikan hal tersebut. “Dunia kustom Indonesia punya potensi sebab karya anak bangsa sudah ada pasarnya di luar negeri,” ucapnya.

Harus diakui, dunia kustom Tanah Air sedang dilirik karena memiliki pakem desain yang unik dibanding karya dari Amerika dan Jepang. Bisa dibilang tak ada pakem baku dalam membuat sebuah karya kustom, alih-alih dengan akar budaya Indonesia yang kuat menjadi dasar diferensiasi karya builder Indonesia di mata dunia.

Chopper Jokowi T005

Maka tak heran jika kemudian dalam event-event kustom skala internasional, karya-karya builder Indonesia kerap diapresiasi. Bahkan sekelas Petersen Automotive Museum di Los Angeles, Amerika Serikat, tertarik untuk memajang motor Yamaha Scorpio berjuluk T-005 karya builder Indonesia, Thrive Motorcycles untuk setahun ke depan.

Keberhasilan dunia kustom tentu merupakan hasil kerja keras berbagai pihak. Kolaborasi para builder yang sepakat untuk melepas semua sekat (pakem desain, golongan, komunitas) membuat dunia kustom Indonesia solid. Dan jika pada akhirnya ada apresiasi dari orang nomor satu Indonesia, maka itu merupakan bonus dari kerja keras yang selama ini sudah dijalankan para pelakunya.

Nah, kalau mau kalian mau lebih tahu soal root budaya kultur di Indonesia, salah satu event tahunan yang wajib dikunjungi adalah Kustomfest – Indonesia Kustom Kulture Festival yang akan diadakan 6-7 Oktober 2018 mendatang. Semangat yang sama sebenarnya bisa dibangun dari potensi modifikasi roda empat, yang selama tiga tahun belakangan ini sedang National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) “potret”.

Screen Shot 2018-03-24 at 7.59.34 PM

Maka pada akhir 17-18 November 2018 nanti kami akan mengadakan pameran modifikasi pertama dan terbesar di Indonesia bernama Indonesia Modification Expo (@IMX.id). Memadukan semua elemen otomotif roda empat, baik dari sisi agen pemegang merek mobil yang berafiliasi dengan tuning, merek aftermarket, mobil modifikasi, dan juga komunitas. Harapannya akan menjadi pemersatu pelaku modifikasi, serta pembuka babak baru tren proper mods di Indonesia.

Maju terus dunia kustom Tanah Air! Viva modifikasi!