8 Langkah Merawat Mobil Dari Paparan Debu Vulkanik. Per kemarin 21 Mei pukul 23.00 WIB, status Gunung Merapi di Yogyakarta dinaikkan dar aktif normal menjadi waspada oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta. Hal ini karena telah terjadi peningkatan aktivitas letusan freatik dan diikuti dengan kejadian gempa VT (volcano- tectonic) dan gempa teromor. Selain itu suhu pusat kawah sekitar 85 derajat celsius, meningkat dari kondisi normal.

IMG-20170617-WA0004

Terkait naiknya status aktivitas dari normal kewaspada, BPPTKG merekomendasikan beberapa hal, terutama himbauan untuk masyarakat untuk tidak rekomendasikan mendatangi Gunung Merapi, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Selain itu, radius 3 kilometer dari puncak agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.

Jika nantinya Gunung Merapi benar-benar erupsi, setidaknya banyak nyawa bisa diselamatkan karena langkah antisipasi sudah dijalankan jauh-jauh hari. Namun begitu melihat pengalaman meletusnya sebuah gunung, dampaknya juga besar kalau mengaitkannya dengan perawatan mobil. Terlebih karena letusan gunung biasanya membawa debu vulkanik yang bisa membuat bodi dan mesin rusak bila tidak cermat menanganinya.

Pyro_ash_061110111110_ll.jpg

volc_ash_061110111148_ll.jpg

Apalagi, debu vulkanik bukanlah bukan debu biasa. Sebab partikelnya tajam dan mengandung asam. Salah-salah penanganan bisa bikin kondisi mobil rusak. Karena itu mesti ada beberapa treatment yang mesti dilakukan, bila mobil terlanjur kena efek debu vulkanik yang merusak. Langkahnya terbilang tidak mudah. Maka untuk hasil terbaik mesti dilakukan bengkel detailing yang ahli dengan jasa pengerjaan Rp 1,5-2,5 juta.

IMG-20170617-WA0027

Berikut urutannya;

  1. Mobil yang terkena debu vulkanik jangan langsung dicuci. Sebaiknya debu ditiup angin kompresor bertekanan tinggi terlebih dahulu, untuk mengurangi efek lengket ke cat mobil sebelum dicat dengan kadar formula agak ringan.
  2. Namun bila sebelumya sudah kena air hujan atau sejenisnya, maka perlu dicuci ekstra air dengan tekanan sampai debunya luntur. Lalu dilanjutkan dengan shampoo mobil dengan formula perontok kotoran lebih advanced.
  3. Setelah dicuci bersih, siapkan clay bar dan cairan khusus untuk mengangkat kotoran. Ini dilakukan ke seluruh permukaan cat, kaca, plastik sampai kotoran benar-benar hilang.
  4. Lantas dilanjutkan dengan polishing manual pakai pad applicator atau spons pada seluruh permukaan cat. Setelah itu boleh diseka. Kalau ada bagian dengan noda membandel, bisa dilanjutkan dengan memakai compound.
  5. Langkah berikutnya, setelah permukaan bodi sudah benar-benar bersih dari noda, silakan lapisi permukaan bodi dengan cairan finishing berbentuk wax, menggunakan pas applicator sambil dikeringkan dengan lap microfiber.
  6. Untuk grille, cover spion atau door handle ber-finishing krom sangat mungkin terjadi kerusakan. Untuk itu, bisa dilakukan pembersihan dengan coumpond khusus krom. Kalau tidak terjadi perubahan, maka kemungkinan lapisan kromnya sudah rusak.
  7. Bagian kaca, juga bisa dikerjakan dengan cleaner wax. Sementara itu area mesin, sela-sela bodi bisa dilakukan pembersihan menggunakan vacuum claner dan bantuan kuas kecil. Di sini bisa menggunakan formula engine degreaser.
  8. Kalau permukaan cat terlanjur rusak, maka perlu dilakukan repair di detailer dengan penanganan spesial.