Lima Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Porting and Polish Mesin. Pemanfaatan volumetric efisiensi mesin via porting and polish (PnP), dianggap sebagai langkah ekstrim memperoleh tenaga mesin secara signifikan. Sebab jika dilihat proses pengerjaannya dengan membongkar linear mesin, dianggap terlalu berlebihan untuk sebuah mobil harian. Otomatis mindset peruntukkanya pun lebih terarah untuk racing atau balap.

PnP 1

Padahal asal tahu saja, selain membuat tenaga melonjak, sejatinya optimalisasi volumetric efisiensi mesin dengan jalan PnP ini bukan mustahil pula bakal memberikan keuntungan dari konsumsi bahan bakar yang makin efisien. Ini akibat penyempurnaan konstruksi mesin terutama dari bagian head, dengan cara merapikan struktur metal mesin. Biasanya intake dan exhaust yang dihaluskan lubangnya. Lantas Kalau perlu bentuk ulang jalur masuknya (angin dan bensin) di intake, dan papas head.

PnP 3

So, untuk mendapatkan hasil maksimal dalam melakukan volumetric efisiensi dengan jalan porting and polish (PnP) mesin ada beberapa hal yang harus diperhatikan biar hasilnya maksimal. Apalagi jika tujuan PnP bukan hanya untuk menaikkan performa mesin, tetapi juga mengefisienkan pemakaian BBM. Untuk itu silakan simak poin per poin berikut ini:

PnP 2

  1. Dalam melakukan PnP, tidak boleh menghaluskan jalur intake terlalu licin. Cara yang benar, harus masih mempertahankan sedikit motif kulit jeruk dengan mempergunakan ampelas yang tidak terlalu kasar permukaannya. Hal ini untuk menyiasati agar udara dan bahan bakar tercampur sempurna, akibat terciptanya turbulensi di intake.
  2. Dudukan kepala klep masuk dan keluar diratakan tingginya satu sama lain. Dudukan klep tidak dibuat setipis rambut. Melainkan hanya melakukan pengurangan di bawah 1 inci. Begitu pula ketinggian klep yang dikurangi di bawah 1 inci.
  3. Untuk jalur exhaust ada sedikit pembesaran diameter agar lancar. Lain dengan intake, bagian ini jalurnya harus dibuat licin sekali, supaya pembakaran jadi lebih sempurna, karena bensin di ruang bakar habis terbakar dan menghindari gejala ngelitik.
  4. Untuk mengejar penggunaan harian, head dan piston tidak perlu dipapas. Tidak perlu juga paking tambahan untuk menurunkan nilai kompresi mesin. Sebab jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan dengan benar, power band di setiap gigi jadi bertambah lebar/napas mesin lebih panjang.
  5. Karena bersifat mekanis, maka langkah PnP model ini tidak mengganggu kinerja elektrikal mobil.