Dalam mengganti velg, ada hal-hal kecil yang wajib kita perhatikan. Meskipun sepele, tapi akan menjadi besar risikonya ketika velg berputar dalam kecepatan tinggi. Salah satunya adalah center ring untuk hub tengah velg.

Kalau diperhatikan, pada bagian hub roda ada semacam besi menonjol berbentuk lingkaran di bagian tengah, di antara baut PCD. Nah, bagian tengah ini disebut center bore. Ada fungsinya, yaitu sebagai tempat bertumpunya velg secara presisi. Sehingga ketika baut atau mur dikencangkan, roda terpasang sempurna. Biasanya, velg standar mobil mempunyai diameter center bore yang sesuai dengan bawaan hub roda. Sehingga velg bisa “duduk manis” di hub roda.

bbk rem fortuner

Namun ketika mengganti dengan velg aftermarket, tentu diameter center bore ini akan berbeda. Biasanya center bore velg aftermarket lebih besar daripada center bore bawaan mobil. Sehingga velg tidak duduk di bagian center bore, melainkan hanya bertumpu pada kekuatan baut dan mur. Hal ini memiliki akan membuat velg bergetar, terlebih saat menghantam lubang di jalan atau melaju kecepatan tinggi.

Center Ring 1

Getaran yang berakumulasi ini akan menimbulkan stress pada baut, dan juga terasa di setir. Sehingga bisa mengurangi kenyamanan berkendara dan kekuatan baut. Apalagi jika bautnya sudah berkarat, dan bobot roda jauh lebih berat dari standar, maka kemungkinan patah baut akan semakin besar.

Center Ring

Untuk mengakalinya, pakai center ring. Center ring berguna untuk menutupi selisih jarak antara center bore bawaan mobil dengan center bore velg aftermarket. Perangkat ini biasanya dibuat dari bahan aluminium yang kuat dan tahan lama. Seiring berkembangnya zaman, center ring juga ada yang terbuat dari plastik dan dijual dalam beragam ukuran.

Untuk memakai center ring yang sesuai, sebaiknya ukur langsung ke velg dan hub roda. Usahakan gap-nya tidak ada lagi, sehingga velg benar-benar ditopang oleh hub roda dibantu baut roda.