Selain air suspension, salah satu jenis suspensi aftermarket advanced yang banyak dipakai adalah coilover. Coilover terdiri dari shock absorber berikut per yang bisa diatur tinggi-rendahnya dengan cara memutar dudukan pernya. Rangkaian per dan sokbreker inilah yang dipasang sebagai pengganti komponen standar. Dengan begitu bisa didapat setelan tinggi-rendah dan keras-lembut suspensi yang sesuai keinginan.

K Sport Coilover

Suspensi coilover mulai ramai digunakan di Indonesia sejak akhir 1990-an, kebanyakan waktu itu hanya untuk mobil Jepang. Sekarang pilihan mereknya semakin banyak, begitu pula spesifikasinya sehingga penggunaannya meluas, mulai dari kendaraan harian sampai untuk keperluan motorsport. Tentu saja masing-masing produk punya setting yang berbeda tergantung pengunaannya.

Ban Balap

Misalnya coilover merek Öhlins yang membuat beberapa tipe, baik untuk road and track maupun motorsport. Tioe road and track adalah produk untuk pemakaian harian di mobil biasa, sedangkan motorsport untuk penggunaan kompetisi. Nah, karena itu pemilihan suspensi yang tepat tak bisa sembarangan.

Coilover Suspensi

Bahkan untuk lebih detal road and track kita perlu data spesifikasi yang lebih detail mengenai mobilnya. Jadi misalnya coilover untuk BMW Seri-3 E90 tak akan bisa dipasang di BMW Seri-3 F30, karena ada beberapa coilover yang tidak compatible dengan teknologi mobil itu sendiri.

Pemilihan tipe coilover sangat penting, jangan sampai salah tipe. Misalnya pakai tipe untuk kompetisi untuk di jalan raya. Hasilnya mobil malah jadi tidak enak karena bukan setting untuk mobil harian.

coilover atur

Untuk pilihan setting, umumnya produk coilover memiliki beberapa alternatif yang memudahkan terutama produk yang digunakan harian. Biasanya memiliki tiga pilihan setting yaitu soft, normal, dan hard. Namun ada juga produk yang dapat di-setting secara full manual. Di bagian kompresinya bisa diatur, mau bantingannya lembut, normal, atau keras yang bisa diatur sesuai kebiasaan dan keinginan pengguna mobil.