Boks audio mobil menentukan kualitas dan karakter suara bass. Subwoofer tanpa boks tidak dapat mengantarkan suara bass secara maksimal. Hal ini karena suara dari belakang subwoofer dapat mengganggu beberapa frekuensi rendah yang berasal dari bagian depan subwoofer, sehingga suara bass yang dihasilkan menjadi kurang optimal.

Selama ini, mungkin kita beranggapan jika semua boks audio untuk subwoofer itu adalah sama karena melihat bentuknya selalu kotak dan persegi. Faktanya boks audio untuk subwoofer terdiri dari berbagai jenis dan model dibedakan dari ukuran, desain, dan modelnya. Selain itu, boks subwoofer juga harus disesuaikan dengan rekomendasi data teknis seusia sistem audio mobil yang dibangun installer.

Setidaknya ada 4 jenis boks audio untuk subwoofer yang biasa dipakai para instalatur di mobil. Antara lain;

 

Sealed

Boks audio mobil jenis sealedBoks jenis ini dirancang dengan memanfaatkan volume udara di ruang tertutup. Desain boks terbilang sederhana dan umumnya tidak memiliki dimensi yang besar. Boks model ini dibuat sangat rapat sehingga suara bass akan menjadi kuat.

Boks sealed cocok untuk memutarkan jenis musik dengan keakuratan bass yang tinggi. Untuk itu, ia cenderung membutuhkan power ampifier yang memiliki daya lebih besar. Seperti misalnya power amplifier di kategori kelas D, yang memiliki daya minimal 750 watt.

Boks ini bisa dibuat memakai papan MDF dengan model kotak persegi, atau bahan fiber yang penting rigid. Boks fiber ini dinilai lebih ringkas karena bisa disesuaikan lekukan interio mobil tersebut dan bisa memaksimalkan ruang.

 

Ported

boks audio mobil jenis portedBoks audio jenis ini terdapat lubang atau port yang berfungsi untuk meningkatkan respon bass pada frekuensi rendah. Port berperan sebagai jembatan penghubung antara udara di luar boks dengan yang ada di dalam. Jadi, keluar masuknya udara menjadi kunci untuk menghasilkan suara bass yang optimal pada jenis boks ini.

Selain itu, untuk mendapatkan suara bass yang optimal, sebaiknya merancang boks supaya bisa terjadi sinergi antara volume boks dengan ukuran celah yang ada. Meskipun boks ini memiliki pipa udara, desain juga harus diperhatikan dan tidak boleh bocor. Karena sumber suara yang dihasilkan berasal dari pipa, bukan dari celah yang ada.

Boks jenis ini tidak memerlukan power amplifier dengan daya watt yang besar, cukup menggunakan amplifier di kelas A-B saja dengan kapasitas di bawah 1.000 watt. Kendala yang timbul adalah sistem ini memerlukan boks berukuran besar dibanding jenis sealed. Otomatis, boks jenis ini akan memakan tempat yang cukup besar juga di bagasi. Namun, boks jenis ini mampu mengantarkan frekuensi bass yang lebih mendalam ketimbang sealed boks.

 

Bandpass

Boks audio mobil jenis bandpassBandpass boks merupakan boks audio jenis sealed yang dipasang menjadi bentuk ported. Pada boks ini, subwoofer dipasang pada kotak dengan dua bilik (satu tertutup dan satu lagi terbuka). Gelombang suara yang keluar pada boks ini berasal dari bagian ruang yang terbuka. Alhasil, suara yang keluar dari bagian tersebut dirancang untuk hentakan maksimal dalam rentang frekuensi yang sempit.

Karena bandpass boks sangat efisien dalam rentang tersebut, maka suara bass yang dihasilkan cenderung ekstra keras. Namun perlu diperhatikan, tidak semua subwoofer bisa bekerja baik dalam boks jenis ini. Untuk itu, sebaiknya diperlukan konsultasi produk terlebih dahulu dengan para instaler audio untuk menghindari hal tersebut.

Boks jenis ini juga memiliki kendala yang sama seperti ported, yakni mengambil ruang bagasi yang cukup banyak karena sistem ini memerlukan boks berukuran besar. Kendala lainnya adalah memiliki distorsi tinggi dan pembuatannya terbilang cukup rumit ketimbang jenis ported.

 

Free Air

Boks audi mobil jenis free air

Aplikasi sistem free air ini umumnya banyak digunakan pada jenis kendaraan sedan. Sistem ini terdiri dari subwoofer yang terpasang pada sebuah papan yang menempel pada dek belakang atau ditempatkan di bagasi membelakangi jok belakang. Ruang bagasi mobil pun bertindak sebagai “rumah” subwoofer dan mengisolasi suara dari area belakang subwoofer. Hal ini dimaksudkan sebagai solusi atas masalah suara subwoofer tanpa perlu adanya boks audio.

Sistem free-air menghemat ruang dan memiliki respon frekuensi yang flat. Pemilihan subwoofer harus dirancang khusus untuk pemakaian tipe free-air ini. Karena tidak semua jenis subwoofer bisa dipasang untuk sistem free air.. Tidak diperlukannya boks membuat mereka lebih mudah dalam instalasi namun tingkat penanganan dayanya jauh lebih rendah dibandingkan tipe boks lainnya.