Ide awal di balik kehadiran peranti forced induction sangatlah simpel. Bagaimana bisa memeras daya kuda ekstra dari mesin berkapasitas kecil. Turbo maupun supercharger jelas bukan barang baru, Turbo menjadi simbol status penggila kecepatan pada dekade 1980-an. Emblem turbo pun begitu diminati para wannabe yang ingin menjadi bagian dari gaya hidup berkecepatan tinggi.

Turbo.4

Pada prinsipnya, turbo merupakan sebuah sistem pemampat udara yang digunakan untuk meningkatkan induksi pada sebuah mesin internal combution. Sebagai efek, tenaga mesin pun melonjak drastis.

Proses pemampatan udara ini berasal dari sebuah poros yang memiliki dua buah turbin. Sebuah turbin ditempatkan pada sistem exhaust yang bergerak karena gas buang dari mesin itu sendiri. Karena terhubung dalam satu poros sama, maka turbin lainnya pun turut berputar. Turbin kedua ini terletak pada suatu rumah berbentuk keong yang mengarahkan embusan udaranya ke arah ruang bakar. Proses turbocharging pun terjadi.

Turbo.2

Pada putaran mesin tertentu mesin akan mulai merasakan efeknya. Sebuah proses pemaksaan penggembungan volumetrik udara pun terjadi dan hal ini menyebabkan peningkatan tenaga ataupun torsi tanpa penambahan kapasitas mesin.

Sejarah perjalanan turbo tak lepas dari jasa penemuan oleh Alfred Büchi seorang insinyur berkebangsaan Swiss yang mematenkan penemuannya pada tahun 1905. Bagai membuka sebuah kotak pandora, turbo berkembang dengan pesat dan mulai mulai mendunia.

Turbo.6

Namun dunia aviasi yang pertama kali menjadi pengguna sistem turbocharger. Selama berkecamuknya Perang Dunia I, seorang insinyur Prancis Auguste Rateau mulai mengaplikasikan sistem ini pada mesin Renault yang menjadi dapur pacu pesawat tempur Prancis saat itu dan menuai sukses.

Pada tahun 1918, insinyur General Electric, Stamford Moss memasangkan sebuah turbo pada mesin pesawat V12 Liberty dan mengujinya di ketinggian 4.300 m di Pikes Peak Colorado. Sebuah uji coba untuk mengeliminasi hilangnya tenaga pada mesin konvensional jika berada pada ketinggian dan hasilnya turbo terbukti mampu menutupi kekurangan tersebut.

Turbo.5

Turbo pun tak hanya sukses di dunia aviasi, namun juga merambah ke area mesin kapal dan kereta api yang dimulai pada tahun 1920-an. Turbo mulai menginvasi dunia otomotif dengan diperkenalkannya “Schweizer Maschinenfabrik Saurer” (Swiss Machine Works Saurer) sebuah kendaraan kendaraan truck bermesin diesel pada tahun 1938.

Amerika yang beberapa dekade ini dikenal sebagai produsen kendaraan yang sedikit ‘alergi’ pada turbo justru muncul sebagai pengguna turbo untuk pertamakalinya. Pada tahun 1962, General Motors memperkenalkan Oldmobile Cutlass Jetfire sebagai mobil penumpang pertama di dunia yang dipersenjatai dengan peranti Turbo. Mobil yang berbagi platform dengan Chevrolet Impala ini menggunakan Turbocharge Garret AiResearch.

Turbo.7

Tak berselang lama kemudian, masih dari kubu GM, Chevrolet Corvair Monza Spyder menyusul di belakangnya. Mobil bermesin boxer 6 silinder oposite ini menggunakan turbocharge racikan TRW untuk melecut tenaganya.

Pada Paris Auto Show di tahun 1974, Porsche memperkenalkan 911 Turbo pada dunia sekaligus sebagai penanda eksistensi turbo dalam dunia mobil sport. Mobil dilengkapi dengan exhaust khusus turbo dan regulator tekanan, tak hanya itu 911 dilengkapi pula dengan wastegate yang berfungsi untuk membuang tekanan berlebihan pada mesin turbo. Sementara, predikat mobil sedan pertama yang mengadopsi turbo jatuh ke tangan Saab.

Turbo.9Berikutnya, muncul light pressure turbo (LHT) yang lagi-lagi diperkenalkan Saab pada 1992. Mesin dengan LHT umumnya hanya naik 20 – 30 dk dibandingkan normally aspirated, namun memiliki keunggulan dalam hal torsi. Tak hanya itu, turbo lag pun nyaris tidak terasa pada mesin LHT. Di Indonesia, salah satu pengguna populer LHT adalah Volvo lewat model-model seperti 960 GL pada medio 1990-an.

Belakangan ini, muncul variable geometry turbo yang benar-benar dapat menghilangkan turbo lag. Dan dipadu dengan teknologi lain seperti direct injection, membuat turbo pun menjadi pilihan utama pabrikan dunia.