Tak hanya untuk bodi dan panel, stiker pun digunakan pada bagian lampu. Hanya saja, jenis stikernya berbeda. Untuk penggunaan lampu baik lampu depan ataupun belakang, stiker yang digunakan transparan agar sinar lampu masih bisa terlihat.
Di pasaran atau workshop stiker, warna stiker yang biasa digunakan mulai dari smoke (hitam), orange, kuning, dan biru. Penggunaannya pun tak bisa di semua lampu, sebab akan mempengaruhi sinyal.

Selain pilihan warna, meski sama-sama transparan namun material stiker juga banyak tipenya. Biasanya material dengan harga murah membuat stiker tampak buram dan juga mudah pudar saat lama ditempel di lampu.  Berikut ini beberapa varian warna stiker dan peruntukkannya. Yang penting jangan sampai salah pasang.

Stiker Hybrid

WhatsApp Image 2019-12-18 at 00.17.59
Kalau ingin mobil terlihat ala mobil hybrid, caranya cukup lapis headlamp dengan stiker warna biru transparan.
Modalnya cuma sekitar Rp200 ribuan untuk sepasang lampu depan. Trik lampu hybrid ini cocok buat diaplikasi mobil-mobil tahun 2000 ke atas. Lebih bagus lagi kalau warna mobilnya putih, karena rona birunya jadi makin kelihatan.

 

Stiker Smoke

Stiker lampu 3
Stiker smoke warna hitam ini sebenarnya terinspirasi dari mobil-mobil keluaran Eropa. Sebenarnya tak haram juga kalau digunakan di mobil-mobil Jepang. Asalkan pilih material yang tidak terlalu gelap dan buram. Sebab pemilihan stiker yang terlalu gelap bisa mengurangi pancaran cahaya. Stiker smoke cocok digunakan baik di headlamp ataupun tail lamp (lampu belakang).

 

Stiker Orange

WhatsApp Image 2019-12-18 at 00.17.59
Mobil-mobil yang dipasarkan di Amerika Serikat memang mengharuskan setiap mobil dilengkapi reflektor berwarna oranye di bagian depan, biasanya menyatu dengan headlamp. Bagi Anda yang ingin bergaya ala mobil-mobil USDM, bisa aplikasi stiker oranye ini di bagian samping headlamp. Selain itu, stiker ini juga bisa digunakan untuk lampu sein belakang yang menggunakan mika bening.

 

Stiker Kuning

Stiker lampu 2
Stiker kuning paling banyak digunakan pada foglamp. Sesuai fungsinya, pancaran sinar warna kuning lebih mudah terlihat oleh pengendara dari arah berlawanan ketika cuaca berkabut. Tapi tak ada salahnya juga bila Anda ingin menggunakannya di seluruh bagian headllamp.