Sektor suspensi memuat berbagai fungsi krusial pada mobil, piranti yang bercokol di struktur kaki-kaki ini menjadi tumpuan berat sekaligus meredam guncangan saat melintasi kontur jalan bergelombang. Bila usia suspensi sudah melewati batas wajar atau pemakaian jarak jauh, fungsinya perlahan berkurang. Hal tersebut mengakibatkan mobil terasa keras hingga dapat merusak struktur kaki-kaki mobil.

Seiring perkembangan teknologi saat ini suspensi dibagi dua jenis: suspensi konvensional dan suspensi udara (Air Suspension) atau disingkat Airsus. Penggunaan Airsus menjadi primadona, apalagi untuk para pecinta modifikasi “mapak” seperti stance, hellaflush, hingga low rider ala komunitas hispanik.

Airsus merupakan jenis suspensi udara yang menggabungkan kemampuan beragam dalam satu wadah. Prinsip airsus yaitu menggantikan per baja dengan bantalan udara, yang dapat diatur tinggi rendahnya, serta dampaknya akan langsung terasa pada tingkat kekerasannya bantingan, semuanya dapat diatur secara fleksibel lewat tombol di dalam kendaraan maupun remote khusus. Air Suspension pada dasarnya terdiri dari beberapa komponen mendasar yaitu: kompresor, tabung udara, selang tekanan tinggi, solenoid, air sus management dan lain sebagainya, yang nantinya akan bekerja dalam melakukan peredaman suspensi maupun ketinggian kendaraan.

“Suspensi ini pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dengan jenis suspensi lainnya, hanya saja kebanyakan modifikator memasangkan perangkat yang satu ini biasanya dipakai untuk menonjolkan styling modifikasi bergaya stance,”ujar Rendra dari Airlux, produsen produk aftermarket Airsus saat dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh NMAA.CO.ID, belum lama ini.

Tujuan dari fungsi suspensi tersebut tidak lain untuk memberikan kesan ceper yang tentu saja menaikan kasta para pelaku modifikasi, akan tetapi para penggunanya juga saat ini telah mementingkan faktor lainnya yaitu fungsi kenyamanan berkendara bagi pengemudi dan penumpang.

Pemasangan Air Suspension Airlux“Air Suspension saat ini tidak lagi menjadi penunjang gaya, banyak yang merubah suspensinya untuk mendapatkan kenyamanan, Airlux sendiri sudah teruji ribuan kilometre, kami sengaja melalukan “endurance test” demi mendapatkan hasil riset yang mementingkan kualitas serta kenyamanan,”ungkap Rendra.

Meski memuat sistem yang kompleks, harga pasaran airsus saat ini tidak semahal dahulu, sehingga animo para petrolhead untuk memaksimalkan gaya modifikasi kegemarannya, menjadi lebih terjangkau, terlihat dari moncernya produk aftermarket ini di pasaran dan dampak penggunaannya pun kini semakin meluas.

Deretan produk Airlux dapat diterapkan ke hampir seluruh jenis mobil, tergantung pada struktur dan ruang yang terdapat di sektor kaki-kaki. Airlux sendiri saat ini menyediakan berbagai jenis balon dengan beberapa ukuran dan karakter berbeda, sekalipun market utamanya memang di mobil sport dan juga mobil-mobil sedan.

Ketika mesin hidup, airsus mulai bereaksi melalui kinerja kompresor mensuplai udara yang bertekanan ke tabung udara. Udara tersebut masuk ke kantong udara melalui katup solenoid. Karena udara bersifat dikompresi,volume tabung udara akan berubah ketika mendapat beban.  Salah satu keunggulan produk lokal Airlux ini ternyata sudah  dilengkapi dengan fitur smart management.”Fitur itu sendiri bisa memindai ketinggian dan berat mobil yang berbeda-beda, seperti “punya otak” sendiri” ujar Hendra, menambahkan.

Taburng Airsuspension

Berapa harganya? Untuk Airlux dibanderol dengan harga kompetitif yaitu mulai dari Rp. 20 juta hingga Rp.35 juta, tergantung jenis dan ukuran mobil. Bagi para Car Enthusiast yang ingin memasang produk Airsus,secara aftersales dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai teknis pemasangan dari berbagai jenis mobil. Juga setiap pemesanan terdapat garansi jika terjadi kesalahan pada proses pemasangan. “Kami berusaha memaksimalkan stok agar mudah dipesan, sekalipun jika ada pesanan hari itu juga,”tutup Rendra. Silahkan visit Instagram @airlux jika kalian salah satu pecinta modifikasi yang ingin bergaya 🙂