Youtuber Garasi Drift mengunggah video spesifikasi lengkap Velg DnZ Wheels Type One. Produk aftermarket velg casting besutan Dipo dan Ziko ini mulai hangat diperbincangkan. Baik dari segi model, proses pembuatan hingga potensi pasar.  Dalam unggahan video di kanal Youtube Garasi Drift, Jumat, (25/9) Dipo mengulas lengkap cerita di balik penggarapan velg bergaya JDM tersebut.

Setelah melihat referensi dan model favorit velg aftermarket, Dipo mengatakan, produk perdana dari  DnZ Wheels menampilkan fitment velg yang mampu membuat tampilan kaki-kaki jadi lebih “stand out”.

“Kalau mau  pasang enggak usah ngerubah fender, karena offset atau etnya cocok dipakai di mobil hatchback atau berukuran kecil,” terang Dipo yang terinspirasi dari desain velg racing ala JDM (Japanese Domestic Market).

DnZ Wheels seri pertama ini memiliki desain 10 palang dengan diameter 16×7 inci, PCD 4/100 dan et 38. Finishing velg berbalut kelir Magnesium Gold yang menunjukan karakter warna khas racing style.

Soal kualitas Garasi Drift mempercayakan pembuatan DnZ Wheels kepada PAKO GROUP yang merupakan salah satu produsen velg Tanah Air yang beroperasi sejak 1974. Pabrik ini memiliki spesialisasi membuat velg mobil-mobil baru, sepeda motor, bus, dan truk untuk pasar lokal maupun ekspor.

“Setelah kita datang ke pabrik PAKO, pengerjaan dimulai. Karena PSBB kita hanya berkabar dan diskusi secara daring, hasilnya sangat  memuaskan ,” ujar Dipo.

Velg tersebut sudah melewati serangkaian standar kualitas seperti SNI (Standar Nasional Indonesia) dan JWL (Japan Light Alloy Wheel) yang merupakan tanda standarisasi keselamatan untuk mobil penumpang di Jepang. Material bahan, cara pemrosesan hingga uji kelaikan sama persis seperti yang proses pembuatan velg bawaan Lexus.

“DnZ wheels one series sudah  lulus dari tes fisik seperti impact test, drum test, dan MLT. Sehingga sesuai dengan spesifikasi standar keselamatan, ketahanan dan kualitas,” kata Marketing Departement Head Pako Group, Yeremia Dwi.

Dwi menyebut, tingkat durabilitas velg mampu mencapai maximum load 560kg/wheel.  Pada tahap ini, menampilkan gambar 3D menggunakan aplikasi. Jika terdapat critical  kita betulkan,” sebutnya.

Foto: Garasi Drift

Dari segi desain, PAKO memvisualkan referensi Dipo dan Ziko dengan tetap memegang pakem seperti safety, engineering dan styling.  Sehingga menghasilkan tampilan velg JDM celong bergaya racing. “ Kalau JDM punya ciri khas permukaan selalu polos  tidak banyak detail di area spoke. Satu palang itu sebenarnya terdiri dari perpaduan dua bilah,” ungkap Styling Desainer PAKO, Ivan Reza Rahmanto.

Foto: Garasi Drift

Dengan metode pembuatan low pressure casting, pabrik PAKO GROUP bisa menghasilkan velg cetak DNZ Wheels mentah setiap 60 detik. Sebelum bisa digunakan, velg mentah ini harus melalui beberapa tahapan seperti misalnya melubangi PCD dan pentil, proses x-ray untuk melihat struktur dalam velg, pemanasan, pengecatan, serta pemotongan di mesin CNC untuk mendapatkan model tertentu.

Foto: Garasi Drift

Velg bergaya JDM ini melewati uji fitting ke sejumlah mobil hatchback sub kompak. Terlebih kendaraan khas perkotaan yang banyak dipilih masyarakat. Dari Ukuran tersebut dipilih karena terbilang sesuai untuk mobil penumpang diantaranya Toyota Starlet, Mazda2, Honda Brio dan lain sebagainya.

Foto: Garasi Drift

Sedangkan untuk Honda Civic Estilo harus ditopang dengan tambahan spacer berukuran 1 -1,5 cm kalau mau velg terlihat rata fender. Perhatikan juga ukuran total diameter offset ban dan velg agar komposisi kedua komponen kaki-kaki dapat lebih stabil.

Foto: Ist @dnzwheels

Adapun untuk satu set velg DnZ Wheels dibanderol dengan harga Rp. 5,8 juta . Lalu, kalian bisa mendapat satu set velg di batch pertama yang hanya dijual sebanyak 25 set saja pada IMX 2020 yang digelar secara virtual pada 10 Oktober 2020 nanti melalui Shopee Indonesia. Yuk, siapa cepat dia dapat!