Meningkatkan daya cengkram saat melintasi medan jalan licin atau menanjak biasanya membuat handling mobil tidak stabil. Kondisi itu terjadi karena terdapat ban yang tidak teraliri traksi. Untuk menambah traksi biasanya mobil disematkan fitur khusus di gardan, Limited Slip Diferential. Perangkat gardan yang bercokol di undercarriage ini merupakan teknologi penyalur traksi.  Sehingga dapat menambah grip atau cengkraman roda ke permukaan jalan.

Cara kerja Limited Slip Differential atau disingkat LSD cukup praktis. Komponen LSD akan mengunci roda saat mobil melewati medan licin. Misalnya, pada mobil penggerak roda belakang, kedua roda menerima distribusi tenaga secara merata. Sedangkan di kompetisi drift kuncian roda berfungsi menjaga dua roda belakang tetap stabil saat oversteer.

Berdasarkan status input torsinya, ada 3 jenis status LSD, yaitu Load, No Load, dan Over Run. Dalam kondisi Load, maka kinerja kopling akan sejajar dengan perputaran dari as kopel. Sedangkan pada kondisi No Load, kinerja kopling akan diturunkan menjadi kopling statis. Sedangkan untuk kondisi Over Run, kinerja kopling punya kelakuan khusus yang akan cenderung kearah 1 way, 1.5 way atau 2 way.

Foto: Dsport Magz

LSD 1 Way direkomendasikan untuk kendaraan berpenggerak roda depan (FWD) dan tergolong tipe LSD yang sangat aman, karena sistem ini bekerja pada saat berakselerasi. Sedangkan untuk LSD 1.5 Way, sifatnya lebih cenderung diantara kedua tipe LSD dimana pada jenis ini lebih kuat pada sektor akselerasi daripada deselerasi.

Karena lebih responsif, LSD tipe 2 way memuat rasio torsi 60:40 (akselerasi:deselerasi). Fitur ini membantu para drifter melakukan cornering  dengan baik. Akan tetapi jika dipakai harian akan terasa getaran dan bising meski sekadar memarkirkan mobil.

Apabila digolongkan berdasarkan karakteristiknya, LSD dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni LSD yang sensitif terhadap kecepatan dan LSD yang sensitif terhadap torsi. Namun, berdasarkan mekanismenya, komponen ini dibagi menjadi tiga, yaitu Viscous LSD, Clutches LSD, dan Ratchet LSD (Geared LSD).

Dari seluruh model tersebut Viscous LSD banyak digunakan karena dilengkapi dengan set friction disc dan plat baja ini mampu meningkatkan kenyamanan pada mobil harian. Sistem Viscous LSD terdapat sebuah fluida untuk mengunci gear dalam LSD.

Foto: Pixabay

Prinsip kerja ini mengatur perputaran kedua roda tetap seimbang. Jika salah satu roda berputar secara berlebih, liquid akan mengental lalu tenaga disalurkan ke roda lainnya. Selain itu, dilengkapi juga piranti Clutches LSD yang memiliki gigi poros berbentuk kerucut.

Khusus jenis Geared LSD lebih banyak terdapat di mobil berpenggerak 4WD. Selain berfungsi untuk mengatur besaran torsi antara roda depan dan roda belakang  sistem membagi distribusi tenaga di roda saat melewati medan bebatuan atau trek Off-Road berat.