Simak Proses 3D Printing Body Kit Berikut di JS Garage, Presisi dan Efisien

Aksesoris aerodinamika mobil atau dikenal dengan sebutan body kit memiliki manfaat secara estetika dan fungsional. Penggunaan komponen eksterior ini terbilang penting untuk mengurangi efek limbung hingga turbulensi saat mobil melaju cepat. Dari sejumlah bahan dan cara pembuatan yang biasa dibuat seperti Karbon Fiber, FRP, dan Plastik.

Menariknya, dalam konten Live Modz “No Guts No Glory” di Indonesia Modification Expo (IMX 2020), mobil modifikasi eks Taksi “SuperCorsa” milik Om Mobi tampil agresif berkat sentuhan 3D Printing body kit. Proses pembuatan 3D Printing diadopsi seperti  proses fitting aero kit mobil balap. Selain dapat menghasilkan tingkat air flow lebih akurat, waktu produksinya lebih cepat untuk menyasar model purwarupa (Prototype).

“Waktu itu, Om Mobi mempercayakan pembuatan komponen eksterior kepada kami (JS Garage) dengan waktu yang singkat. Tanpa pikir panjang untuk sebuah kompetisi dengan waktu singkat ini, bahan prototype-nya yang langsung di pasang  di mobil Om mobi,” buka Jasa Astrabudhi, salah seorang konseptor “Super Corsa” dari Workshop JS Garage.

Foto: IMX 2020

Dalam siaran virtual event IMX 2020, Om Mobi menyebut jika desain body kit yang disematkan pada Toyota Limo generasi pertama itu hanya sebuah purwarupa model. Sedangkan, finishing lengkapnya jika sudah sesuai dengan model dan aerodinamika dan fungsional, bisa diproduksi secara manual menggunakan bahan FRP atau dry carbon.

Teknisnya,  seluruh rangkaian body kit dipindai menggunakan alat scanner terlebih dulu. Sama seperti  Super Corsa, proses scanning dilakukan hanya bagian tertentu, dilanjut dengan mirroring. Lalu, saat hasil scan sudah dimasukan ke dalam aplikasi 3D Design.

Jasa menyebut, untuk pengerjaan project satu ini terbilang singkat dengan lama pengerjaan meliputi proses design komputer 1 minggu, proses print 3D selama 2 minggu, lalu cetak dan fitting body . “Proses desain melalui komputer nilai plusnya dapat mempersingkat waktu. Apalagi pengerjaan eks Taksi ini kita punya waktu hanya sedikit. Seluruh proses sama seperti membangun body kit untuk keperluan balap,” ujar Jasa di sela-sela kesibukan rumah modifikasi di bilangan Jakarta Selatan ini.

Foto: IMX 2020

“Walaupun prosesnya sedikit rumit karena memerlukan pemahaman dan skill khusus membuat body kit dengan sistem komputer. Nah, di tahap ini kita bisa benar-benar memvisualkan model body kit secara proporsional . Adapun Proses hasil dari 3D print akan konsisten sesuai gambar yang didapat  dari komputer, tak lain agar produksi prototype bisa lebih cepat,”ungkapnya.

Jasa menguraikan, langkah pembuatan body kit 3D printing ke dalam lima tahap. Pertama, mobil yang hendak dibuat body kit akan dipindai menggunakan alat scan. Agar dapat mengambil sampel dan lekukan khas mobil tersebut. Kedua, hasil 3D scan tersebut kembali di re-touch menggunakan aplikasi 3D design. Ketiga, analisis hasil desain menggunakan aplikasi komputer untuk kembali menggali potensi aero kit untuk masuk ke tahap instalasi secara plug and play.

Foto: IMX 2020

Tahap ketiga ini dapat dilihat air flow simulation secara rinci, menunjukan seberapa maksimal penggunaan body kit untuk meningkatkan kemampuan aerodinamika mobil. Secara rinci, tahap ini dapat dilakukan pada seluruh bagian body kit. Tahap keempat, setelah menguji air  flow lanjut dengan merampungkan desain dari hasil 3D scan sesuai dengan model yang diinginkan.  Jika sudah melewati tahap desain, selanjutnya body kit dicetak menggunakan mesin print.

“Terpenting, Hasil 3D print dapat disetel mirroring sesuai master awal dari komputer sehingga dapat lebih mudah menyetel dimensi, ukuran, dan fungsi  aerodinamisnya,” urai Jasa.

Aero kit ini diantaranya memuat upper air cooling vents, front bumper, side skirts, dan front faux vent. Di bagian belakang terdapat side floating fender, rear bumper, rear diffuser,rear faux vents, dan rear wing spoiler.

Foto: Ist @jsgarage_motorsport

Rangkaian tersebut menghasilkan satu set  body kit purwarupa mobil berbahan dasar Filament Plastik (PLA). Bahan ini dipilih hanya untuk keperluan purwarupa model body kit. Jika sudah sesuai, proses fitting body kit lanjut melalui tahap manual atau moulding.

“Jika desain sudah sesuai keinginan,  konsumen bisa memilih bahan fiber atau dry carbon sebagai material dasar pembuatan body kit. Kedua bahan tersebut memuat plus dan minus, tentunya dry carbon lebih efektif mereduksi bobot kendaraan bahkan hingga mencapai 3 sampai 4 kilogram. Selain itu punya tingkat durabilitas yang baik,” terangnya.

Foto: Ist @jsgarage_motorsport

Teknologi 3D printing  diklaim dapat meningkatkan kualitas, kreatifitas dan produktifitas terutama menghasilkan model body kit lebih presisi hingga mencapai detail bagian bodi mobil seperti lekukan atau airduct. Senada dengan kerumitannya, sudah dipastikan kalau proses ini memuat banderol harga cukup tinggi. Apalagi memerlukan kemampuan SDM mumpuni.

“Proses pengerjaan dan biaya sangat relatif karena tergantung desain yang diinginkan, tapi untuk mengejar hasil maksimal dari komponen aero kit berkualitas tinggi dan bisa dihitung secara qty. Sehingga biaya bisa ditekan dan dihitung secara rata-rata bukan hanya one off production,”tambahnya.

Foto: jsgarage_motorsport

Dengan sejumlah potensi dan skill mumpuni para tuner di Indonesia, Jasa berharap, karya modifikasi tuner lokal bisa diapresiasi lebih luas. Apalagi industri otomotif dan modifikasi Indonesia sudah laik jadi barometer dunia, sejajar dengan Amerika, Jepang atau Eropa.

“Body Kit apabila ada minat dari potensi luar negeri tentunya kita semua di industri otomotif dan aftermarket bangga. Semoga karya dan produk para tuner di Indonesia bisa semakin unggul di kancah internasional,” harapnya.

Baru-baru ini JS Garage memasarkan produk Body Kit Super Corsa Complete Package Items untuk Toyota Limo Generasi pertama berkapasitas 1500 cc. Seluruh rangkaian Body Kit bisa ditebus dengan harga Rp 19,5 juta. Bagi anda para petrolhead yang berminat menginstalasi aero kit di Toyota Limo, JS Garage menawarkan promo pemasangan gratis untuk 10 pembeli pertama. Berminat? DM Instagram @jsgarage_motorsport atau datang langsung ke workshopnya di Jl. R.A Kartini Kavling 60, T.B Simatupang Raya, Jakarta Selatan.