Reviewer Otomotif Fitra Eri Hadirkan Mobil Konsep Taksi Elegan di Live Modz #2

Puncak acara Indonesia Modification Expo (IMX 2020) “No Guts No Glory” sukses digelar, Sabtu (10/10). Konten acara yang menghadirkan persaingan sengit di antara Youtuber Otomotif Fitra Eri, Om Mobi dan Ridwan Hanif berakhir dengan dejavu kemenangan.

Hal tersebut bisa diartikan euphoria yang sama seperti Live Modz 2019. Dimana pemenang Live Modz saat itu jatuh kepada Fitra Eri. Desain mobil Datsun Go Beyond berhasil mengantongi score sheet yang dibagikan para juri.

Tidak jauh berbeda dengan Live Modz 2020 ini. Fitra Eri kembali menyabet kemenangan lewat modifikasi Sultan Taxi miliknya. Dibanding dua kontestan lain, Ridwan Hanif dan Om Mobi, Fitra lebih eksploratif.

Foto: IMX 2020

“Inspirasinya datang dari seringnya saya naik pesawat First Class, karena saya sering bepergian ke luar negeri untuk menghadiri acara otomotif atau ngetes mobil,”tutur Fitra.

Selama kurang lebih 3 bulan tahap modifikasi kendaraan eks Taksi dan eks Banjir, ketiga kontestan finish membawa gaya modifikasi berbeda. Sejumlah ubahan yang dilakukan mengacu pada poin score sheet dari mulai interior, audio dan imbuhan teknologi.

Foto: IMX 2020

Sejumlah ubahan modifikasi yang diaplikasikan ke unit kendaraan Toyota Limo eks Taksi tersebut dinilai lebih fungsional dan futuristik. Bayangkan saja, hanya ada dua kursi penumpang yang dibatasi sekat partisi menyerupai pola letter L.

“Bersama Tim Fitra Eri, ubahan modifikasi Sultan Taksi lebih dikonsepkan jadi mobil setara first class, juga relevan dengan kondisi pandemi saat ini yang mengharuskan social distancing,”jelas Fitra.

Foto: IMX 2020

Kontes modifikasi langsung bertajuk” No Guts No Glory” menuntut seorang Otomotif  memodifikasi kendaraan eks Taksi bergaya elegan.  Dari ubahan eksterior tampak kentara menggunakan warna kelir biru, persis seperti unit kendaraan taksi yang dipakai memuat penumpang . Jangan salah, untuk mendongkrak eksterior sejumlah ubahan dijabani.

Foto: IMX 2020

Dari mulai gradasi warna, add- on body kit serta full bumper untuk menegaskan modifikasi elegan tersebut. Sedangkan bagian tongkrongan dibuat kian mewah, ditopang sok breaker bawaan limo facelift generasi ketiga, velg Lenso Vizion R17 yang dijahit ban Dunlop, juga sejumlah fitur pendukung visibilitas saat berkendara.

Foto: IMX 2020

“Kami tim Fitra Eri ingin menyodorkan inspirasi untuk semua orang yang menginginkan kenyamanan dan kemewahan dari kendaraan sedan. Bagi saya pribadi kemenangan bukanlah hal utama, akan tetapi mencoba angkat martabat eks Taksi ini kembali ,” ujar Fitra.

Tampilan interior dibuat kian private, kabin penumpang dan supir dibuat terpisah untuk mengutamakan kenyamanan satu orang penumpang secara total. Sedangkan supir difokuskan untuk berkendara. Kabin tersebut dipasangi sekat partisi yang berbentuk menyerupai “letter L”. Sejumlah fitur pendukung supir dan penumpang sarat akan teknologi. Sekat tersebut merupakan ubahan paling menonjol tanpa mengurangi aspek utillitas dan tetap relliable.

“Sultan Taksi yang  kami garap dengan waktu singkat ini hanya bermodalkan dana 75 juta rupiah. Sesuai semangat pandemi  dari luar mengesankan mobil canggih dan mewah,” terang Fitra

Modifikasi Sultan Taksi ini tidak mengubah spesifikasi mesin sama sekali. Karena Fitra menyebut, mesin tidak termasuk dalam score sheet Live Modz 2020. “ Karenanya, saya hanya ubah accu mobil menggunakan Furukawa Battery untuk mengoperasikan sejumlah fitur istimewa di dalamnya,” sebut Fitra.

Foto: IMX 2020

Lain halnya dengan Om Mobi, modifikasi Limo eks Taksi diubah jadi lebih agresif. Tampak luar, Super Corsa Om Mobi terpasang body kit seperti bumper dan lips bumper. Serangkaian Body Kit 3D digarap apik oleh JS Garage.

Mobil berkelir biru dan aksen tembaga yang merepresentasikan teknologi. Aksen tersebut dibuat dengan komposisi pola berbentuk arsiran berbalut wrapping Dice Sticker. Hal tersebut, Om Mobi mengatakan, eks Taksi yang dinamai Super Corsa diproyeksikan untuk penumpang taksi yang bisa diajak keliling trek.

Bentuk kap mesin mengalami ubahan bergaya  racing. Beralih ke bagian samping, Super Corsa lebih menarik dilihat serta menunjang aspek fungsional berkendara.  Pengaplikasian empat buah fender, side skirts yang mengikuti lips bumper hingga ke bagian buritan. Kaca spion custom berwarna seperti tembaga jadi nilai plus penguat tampilan mobil eks Banjir ini.

Bagian kaki-kaki, Super Corsa mengandalkan Velg HSR myth 01 yang memiliki pola khas. Velg tersebut dijahit rapi dengan ban Accelera 205/45 R17. Untuk meredam getar dan menopang bobot mobil Om Mobi menggunakan 2P Management + Adjustable Shock Absorber by Airlux Suspension.

Foto: IMX 2020

Pada bagian belakang terpasang spoiler yang cukup besar untuk menghasilkan efek downforce, spoiler ini dapat kita temukan di sejumlah mobil bergaya racing lainnya. Tak kalah dengan ubahan luar, bagian interior didominasi menggunakan material berbahan kulit yang di trimmer oleh seat maker “selebriti” Hardy Classic. Sedangkan perangkat hiburan seperti head unit, sound system dan komponen penunjang lainnya menggunakan perangkat hiburan Pioneer yang dipasang oleh Duta Auto Solution.

Foto: IMX 2020

Sedangkan Ridwan Hanif, membuat tampilan Toyota Limo memuat konsep modifikasi dari mobil ikonik Jepang, Toyota AE 86 Trueno. Tampak terlihat dari penggunaan warna kelir bodi kombinasi hitam dan putih. Untuk memuat tampilannya, bagian samping terdapat logo Indonesia Modification Expo yang dipola berbentuk aksara Jepang.

Mobil modifikasi yang dinamai Limo Hachi Roku ini memuat sejumlah ubahan menarik. Bagian bumper depan terdapat lips bumper berwarna hitam, dua buah foglamp kuning dan lampu multi reflector oleh Lumens. Beralih ke bagian samping, terdapat side skirts yang digarap oleh Hastana body repair hingga ke bagian bumper belakang lengkap dengan diffuser. Untuk memaksimalkan ubahan body kit, terdapat spoiler di bagian belakang yang membuat Limo Hachi roku kian manis.

Komponen kaki-kaki mengandalkan velg lokal Torsion R17 berkelir Gun Metal, sedangkan ban mengandalkan Yokohama 225/45 R17. Pada bagian interior modifikasi disesuaikan dengan warna senada, menariknya terdapat neon serupa langit-langit antartika yang menjulur dari plafon bagian depan hingga belakang. Dua buah kursi depan diganti menggunakan captain seat oleh Ferrari Jok. Sedangkan perangkat hiburan digarap apik menggunakan Head unit Pioneer yang disesuaikan oleh Begja Auto Tronics.

Foto: IMX 2020

Penjurian Ketat

Terpilihnya Fitra Eri dalam kontes modifikasi Live Modz “No Guts No Glory” tidaklah mudah. Para juri kompeten memberikan penilaian secara subjektif yang memuat pada score sheet. Diantaranya Interior dan teknologi terbaru, dua poin tersebut sudah membuat “panas” di belakang stage jauh sebelum memasuki segmen khusus Live Modz.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo sebagai salah satu dewan juri mengaku, para kontestan yang ia nilai hasilnya sangat tipis. Hal tersebut karena para kontestan serius menggarap mobil modifikasi bahkan berani menghadirkan fitur canggih yang disematkan.

 

 

“Semua menampilkan mobil secara all out yang dibekali teknologi dan fitur terbaru saat ini. Padahal kalau dilihat secara spesifik poin dari para kontestan sangat tipis. Awalnya, sulit bagi dewan juri menentukan pemenang meski akhirnya kami harus menentukan hanya satu pemenang yang dapat membawa dua mobil pesaingnya,” jelas pria yang akrab disapa Bamsoet.

Hasil penjurian berbeda dengan yang terlihat secara singkat di tayangan langsung. Hal tersebut karena singkatnya durasi tiap segmen mengharuskan proses penjurian dilakukan jauh sebelum live streaming berlangsung. “Sebenernya nilai dari tiap kontestan amat kompetitif, ketiga kontestan berhasil menampilkan karya modifikasi terbaik berbasis mobil eks Taksi. Tapi bagi juri, penilaian dilakukan secara menyeluruh. Karena ada peserta yang bahkan, komponen mobilnya tidak berfungsi normal,” ujar salah satu dewan Juri Live Modz 2020, Erwin M. Choirudin.

Erwin mengungkapkan, proses penjurian tidak berbeda dengan tahap atau cara penjurian kontes secara umum. Komponen mobil harus diperiksa, terutama yang memuat poin score sheet. Selain itu, mobil juga dibawa jalan sekitar studio venue saat IMX 2020 Virtual Event berlangsung. ” Proses penjurian tidak ada yang berubah sama sekali, bahkan kami para juri lebih teliti mengamati dan menilai objek ubahan para kontestan. Hasilnya memang luar biasa, khusus Live Modz tahun ini para peserta lebih eksplorasi dan teliti memodifikasi mobil,” tutup Erwin.