Pada Juli lalu, tiga modifikator terbaik Indonesia ditantang untuk modifikasi motor roda listrik Gelis. Kontes modifikasi berbeda tersebut diinisiasi oleh Kementrian Perindustrian, National Modification & Aftermarket Association (NMAA) dan produsen Gelis PT Solar Panel Indonesia. Ketiga modifikator tersebut diantaranya Yomin Sugianto (Yoong Motor indonesia), Aldhy Rais (HSR Wheel), dan Marco Chendra (Raptor). Seiring berjalannya waktu, ketiganya bersaing menunjukan keseriusan memodifikasi objek yang tentunya sedikit berbeda.

Tepat di gelaran Indonesia Modification Expo (IMX 2020) proses penjurian dilakukan dengan para juri kompeten di bidangnya. Produk roda tiga berdaya listrik tersebut disulap jadi kendaraan fungsional, terutama bermanfaat untuk kehidupan harian masyarakat terutama Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UKM). Hasilnya, luar biasa! Kontes modifikasi Gelis Tuner Competition hadirkan karya modifikasi terbaik dari para tuner lokal.

Foto: IMX 2020

Setelah merampungkan proses penjurian, akhirnya tim Yoong Motor yang dikenal sebagai pionir modifikasi, restorasi lampu dan kaca mobil mampu keluar sebagai juara pertama. Para juri menilai, konsep Gelis Cuci Keliling merupakan karya modifikasi visioner. Apalagi jika dibuat dalam versi asli. Dari tiga kontestan yang ikut, Tim Yoong Motor memboyong gelar juara.

Pilihan kelir hijau merepresentasikan tema Go Green dengan ubahan signifikan. Motor roda tiga berbasis listrik, dioptimalkan konsepnya dengan kebutuhan masyarakat bermobilitas tinggi, yakni cuci keliling. Di bagian atas boks Gelis ini terdapat panel solar. Alhasil, energi listrik dipadatkan dan disimpan ke dalam accu yang dapat menyalakan sistem Ecosteamer yang juga hasil karya anak bangsa. Konfigurasu tersebut merubah sistem kelistrikan AC dirubah ke DC.

Dalam momen tersebut, Yomin Sugianto dan Tomi Gunawan menjelelaskan cara kerja alat Ecosteamer yang juga merupakan karya anak bangsa. Alat ini kompatibel dengan konsep Gelis. “Alat ini bekerja multifungsi, menghasilkan uap disinfektan yang mampu mencuci kendaraan dan kabin. Selain menghadirkan konsep cuci keliling juga kami (Tim Yoong Motor) mencoba menunjukan hasil modifikasi selama pandemi. Utamanya beradaptasi dengan keadaan,” ungkap Yomin.

Hal senada dikatakan Tomi, founder bengkel modifikasi Tomi Airbrush mengatakan, konsep yang dihadirkan amat relevan. “Di kota-kota besar bisnis cuci keliling sangat menjanjikan. Padatnya rutinitas masyarakat di kota besar dan kurangnya kesadaran merawat kendaraan jadi peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan. Selain itu, di  masa pandemi kita mesin Ecosteamer bisa jadi alat fogging rumah, interior dan cuci eksterior mobil. Sehingga konfigurasi ini memuat konsep tema menarik, fungsional dan estetika,” kata Tomi.

Foto: IMX 2020

GELIS atau kependekan dari Gerobak Listrik diprakarsai oleh PT Solar Panel Indonesia sebagai kendaraan niaga yang berbasis pada energi listrik terbarukan. Kendaraan ini ramah lingkungan, mudah digunakan, serta perawatan yang mudah. Begitu juga Mengenai layanan purnajual Gelis yang selalu tersedia, sebagai tanggung jawab Gelis untuk memberikan kepuasan kepada para pelangga

“Kami sangat susprise, produk kami bisa dimodifikasi sedemikian rupa. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan desain-desain ini untuk edukasi konsumen. Gerobak listrik adalah kendaraan sejenis pertama yang diproduksi anak bangsa,” jelas Chief Marketing Officer PT Solar Panel Indonesia , Ary Tjahyono, selaku produsen Gelis (10/10).

Foto: IMX 2020

Mengadopsi mayoritas warna hitam, Gelis garapan tim HSR tampil cukup stand out. Aldhy “HSR” menyebut, kendaraan listrik ini terinspirasi dari Batman. Alhasil, kelir gelap dan gagah layaknya mobil Batman Tumbler. “Tenang, ini baru permulaan. Tapi, kami bener-bener menghargai proses pengerjaan Gelis dari awal sampai konsepnya sesuai dengan keinginan. Selamat buat Ko Yoong dan timnya yang sukses memodifikasi Gelis dengan konsep cuci keliling,” ujar Aldhy.

Desain bodinya dibuat layaknya peralatan fungsional, seperti kunci pas dan tool box. Disebut, rancangannya ditujukan untuk menjadi penunjang UMKM di pelosok. Karenanya Gelis HSR Batman ini menggunakan kaki-kaki kekar dan ban pacul. Aplikasi ban ini, diyakini bisa membuat sang motor roda tiga, melaju di segala medan, berbatuan, tanah, hingga aspal.

Foto: IMX 2020

Konsep terakhir menyajikan Gelis dalam format yang minimalis dan praktis. Konsepnya cocok untuk para UMKM untuk mengembangkan kafe keliling. Bagian pengemudi dibuat terbuka tanpa kabin khusus, akan tetapi di bagian belakang memungkinkan memuat tiga orang sekaligus. Pengaplikasian Gelis ini mendukung penggunaan saat berdagang. Memuat etalase luas, tempat wajan dan kompor, kompartemen bawaan, dan GPS tracker. “Kegiatan kreatif ini menunjukan kalau kreativitas tuner lokal sudah mampu menyeimbangkan kualitas modifikasi para tuner kelas dunia. Menunjukan kalau geliat otomotif dan modifikasi Nasional bisa makin berkembang. Pastinya, kalau ada kontes yang sama tahun depan kita bertarung lebih sengit lagi!”tandas Marco.