Untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam berkendara, banyak terobosan yang dilakukan untuk mengoptimalkan kerja suspensi. Salah satunya adalah teknologi active suspension atau suspensi aktif. Suspensi jenis ini diatur lewat sebuah komputer untuk mengontrol kerja suspensi berdasarkan kondisi jalan, beban, kecepatan dan manuver yang dilakukan mobil. Sehingga, tingkat kekerasan dan ketinggian suspensi dapat mengatur dengan sendirinya lewat sensor dan perintah komputer.

Bose active suspension diagramPada perkembangannya, suspensi aktif ini sudah diaplikasikan di banyak mobil, dengan nama, istilah dan cara kerja yang berbeda. Sistem suspensi tersebut bahkan lebih advanced dibanding teknologi wireless pada air suspension. Namun pada 2004, perusahaan audio dan elektronik, Bose memperkenalkan Bose Active Suspension yang bisa dibilang cukup fenomenal. Lantaran menjadi suspensi aktif aftermarket pertama pada saat itu.

Bose Active Suspension 2

Bose Active Suspension sendiri menggunakan sebuah motor elektrik bernama Linear Electromagnetic Motor (LEM), yang dipasangkan di setiap titik suspensi mobil. LEM inilah yang menggantikan tugas per dan sokbreker konvensional, lantaran dapat memanjang dan melakukan penekanan pada suspensi sesuai dengan kondisi jalan. Karena, ada sebuah mekanisme rel dan magnet yang bertugas untuk meredam guncangan pada suspensi di dalamnya. Sensor juga diletakkan pada LEM untuk membaca kondisi jalan, kecepatan, bobot dan manuver mobil.

Kerja LEM diatur lewat sebuah komputer untuk menentukan titik mana yang membutuhkan peredaman lebih optimal saat mobil bermanuver, seperti menikung, akselerasi dan deselerasi. Selain itu, LEM juga dapat mengatur secara otomatis titik mana yang membutuhkan peredaman ekstra berdasarkan bobot yang ada di dalam mobil. Peredaman suspensi bekerja secara simultan selama mobil sedang berjalan lewat data yang dikirim oleh sensor ke komputer suspensi.

Namun sayangnya, Bose belum berencana untuk memasarkan produk suspensi aktifnya hingga kini. Alasannya karena perangkat suspensi ini membuat bobot mobil jauh lebih berat dan harganya sangat mahal. Meski jika melihat spesifikasinya, Bose Active Suspension dapat diaplikasikan di hampir semua jenis mobil. Bose pun mengklaim pada suspensi aktifnya membuat mobil menjadi lebih stabil dan nyaman dalam setiap kondisi jalan.

Dengan konsep dan spesifikasi yang mirip-mirip, apakah memungkinkan jenis suspensi aktif diadopsi untuk mobil-mobil modifikasi?