Untuk meningkatkan performa mesin, aplikasi turbo sudah menjadi hal yang umum. Terlebih dengan dengan opsi bolt on, membuat aplikasi turbo menjadi lebih mudah dan aman. Namun bagi sebagian petrolhead, spesifikasi turbo bolt on yang dianggap kurang “nendang” membuat opsi turbo custom menjadi pilihan utama untuk naik spek.

Turbo Custom kitNamun selain opsi turbo custom, turbo bolt on ternyata masih bisa dioptimalkan kemampuannya, lewat beberapa ubahan pada komponen turbonya, atau biasa disebut dengan turbo hybrid. Tetapi sebelum ubahan dijabani pada turbo bolt on, perlu dilihat dulu spek aslinya, karena opsi custom tak bisa dilakukan untuk semua turbo kit. Selain itu, umumnya turbo hybrid performanya tidak bisa seekstrem turbo custom.

Nah, komponen pada turbo yang bisa diubah ada pada bagian kompresor internal, seperti pada bilah kompresor. Caranya, dengan meng-clip ulang pada bilah kompresornya. Maksudnya mendesain ulang bilah kompresor, agar mendapatkan efek embusan udara atau swirl udara lebih lancar. Sehingga kerja turbo menjadi lebih responsif dan efisien.

Turbo Custom 1

Untuk meng-clip ulang bilah kompresor, umumnya harus dikerjakan dengan melakukan teknik khusus. Sampai saat ini masih harus mengirim turbo ke luar negeri. Tuner seperti Owen motorsport di Inggris atau Tubonetics di Amerika, mampu melakukan clip pada turbo bolt on, dengan total biaya antara Rp 5-15 juta. Opsi lainya, bisa comot komponen dari turbo lainnya meski tak semua cocok. Contoh paling gampang, turbo bolt on untuk Lancer Evo seperti Garret GT28, ditukar dengan milik GT35 yang memiliki desain bilah lebih aerodinamis dan lebih ringan.

Opsi lainnya, bisa dengan menghaluskan turbin dengan cara melakukan porting pada dinding bagian dalam. Tujuannya mirip dengan porting pada kepala silinder, membuat dinding turbo menjadi lebih halus, sehingga aliran udara lebih lancar. Untuk opsi porting ini, bisa dilakukan di bengkel performance biasa dengan jasa sekitar Rp 1-3 juta dengan lama pengerjaan 2-3 hari.

speednik.com ryanrywire engine

Upgrade di atas memang tidak mengubah spesifikasi dan kemampuan turbo. Namun, bisa membuat kerja turbo menjadi lebih responsif. Artinya tak berpengaruh banyak pada besaran tenaga, namun bisa meminimalisir lag hingga 500 rpm lebih rendah.