Bagi sejumlah pemilik mobil, modifikasi interior ditujukan untuk meningkatkan tampilan dan kenyamanan kabin. Langkah yang paling banyak dilakukan adalah mengganti pelapis jok bawaan mobil dengan bahan tertentu yang dinilai dapat menyesuaikan gaya modifikasi yang hendak ditonjolkan.

Maka sebelum melakukan ubahan interior, baiknya pahami dulu jenis-jenis bahan pelapis agar hasilnya maksimal. Secara umum terdapat 5 bahan pelapis interior seperti yang dijelaskan di bawah ini:

Fabric

Fabric adalah material paling umum dipakai sebagai pelapis jok dan interior. Fabric adalah kombinasi antara kanvas, kain, dan cotton. Bahan fabric biasanya digunakan mobil-mobil yang keluar dari pabrik. jenis kain iniharganya yang relatif murah, dan memiliki beberapa varian. Untuk jok mobil biasanya pakai fabric sintetis biasanya berbahan busa atau cotton. Jadi lebih nyaman disentuh dan tahan lama, dan cenderung lebih “dingin”.

 interior ertiga 2

Karena memiliki material bahan sesuai standar pabrikan otomotif, kelebihan lain jenis fabric lebih kuat menghadapi  cuaca ekstrem, seperti sengatan matahari atau hujan. Namun, bahan jenis ini agak sulit dibersihkan. Karena lapisan bahan yang mudah  menyerap kotoran dan air. Membuat permukaan material jenis fabric mudah kusam. Pemilik kendaraan sebaiknya berhati-hati  saat menggunakannya, apalagi proses pembersihannya juga terbilang lebih rumit ketimbang bahan kulit.

Synthetic Leather

Kulit sintetis atau biasa disebut synthetic leather dibuat dari bahan dasar kain, yang diolah secara kimia menggunakan lilin, pewarna, atau polyurethane untuk menghasilkan bahan dengan tekstur dan warna semirip kulit asli. Pada perkembangannya, kulit sintetis jadi favorit karena punya fleksibilitas dan harga yang lebih terjangkau dibanding kulit asli. Apalagi untuk memadukan jenis bahan ini ke panel interior.

Karena bahan dasar pembuatnya yang fleksibel, maka kulit sintetis lebih gampang dibentuk sesuai kontur jok mobil. Bahkan, dibuat tak gampang pecah dan tahan terhadap cuaca panas. Produsen kulit sintetis terkini juga memgembangkan sensasi handfeel (seperti menyentuh permukaan kulit asli) agar lebih nyaman, dan diimbuhkan pula ketebalan bahan yang ideal.

WhatsApp Image 2019-10-01 at 15.32.55(2)

Kulit sintetis memiliki banyak varian warna dan tingkat kelembutan sesuai selera. Mulai dari warna solid, neon, gelap, atau doff. Soal perawatan relatif mudah, karena sifatnya tak mudah menyerap kotoran dan cairan. Kalau sampai kotor atau tersiram air mudah dibersihkan. Tinggal lap saja. Sementara kotoran membandel bisa dihilangkan pakai cleaner khusus kulit sintetis yang banyak dijual.

Baik leather/synthetic leater sama-sama memiliki guratan permukaan yang layak untuk menimbulkan aksen kabin yang nyaman, mewah, juga sporty dengan permainan warna. Di dunia nyata, synthetic leather (kulit sintetis) memiliki pilihan warna lebih banyak dan menyolok.

Leather

Dari namanya, leather merupakan kulit asli. Pakai kulit hewan, biasanya sapi. Setelah melewati proses produksi, leather bisa dipakai sebagai bahan pelapis jok dan interior. Bedanya dengan kulit sintetis, kulit asli ada tekstur dan aroma khusus. Teksturnya yang nyaman dan aroma khas, bikin leather bisa menimbulkan nuansa premium di interior. Maka tak heran kalau jenis ini harganya lebih mahal.

Toyota-Land-Cruiser-by-Vilner-0-2446-default-large

Yang menarik, ketika dipasang, kulit asli bakal cepat ikuti permukaan jok. Prinsipnya sama seperti kulit yang menutupi daging dan tulang pada makhluk hidup. Karena pada dasarnya organik, leather lebih cepat retak atau pudar kalau terpapar panas sinar matahari langsung terus-menerus. Sehingga perawatannya harus lebih intensif, seperti merawat kulit manusia.

Sebaiknya rutin dua minggu sekali baluri conditioner atau pelembab yang mengandung lanolin waxy cream. Selain itu jika sampai tersiram cairan, lekas keringkan. Karena kulit asli punya pori yang lebih mudah menyerap cairan dan panas.

Suede

Suede disebut-sebut pelapis paling premium, lantaran kualitas dan tampilannya berkelas dan tak biasa. Di lain sisi, Suede juga dipakai melapis interior mobil balap karena fungsinya bisa cegah silau sinar matahari di dasbor. Produsen-produsen mobil premium hingga supercar pun kerap pakai jenis ini, karena fungsi dan nilai eksklusivitasnya. Selain itu, pelapis kabin Suede juga jadi favorit karena bisa menimbulkan kenyamanan. Lembut disentuh dan halus.

2011-Chevy-Camaro-by-Bulgarian-Vilner-6

Salah satu brand yang sohor dan banyak dipakai adalah Alcantara, asal Italia. Tapi material Suede perlu penanganan khusus, sebab karakternya mudah rusak kalau sering kena kotoran atau cairan. Untuk membersihkannya, bisa pakai vacuum cleaner atau sikat khusus yang lembut, biar tak merusak lapisannya.

Bahan Karung

Bahan pelapis interior yang identik dengan tampilan mobil balap ini memiliki keunggulan menarik. Diantaranya memuat tampilan serba racing dari motif  dan warna berupa garis belang, sama seperti tampilan kabin mobil balap. Sebenarnya, bahan ini bernama Avus yang sejenis bahan motif karung. Dari sisi pemakaian Recaro terbilang unik karena dapat menyesuaikan bentuk jok.

Bahan Recaro

Sedangkan untuk treatment peremajaan bahan karung ini terbilang minim karena dirancang tahan lama, asalkan tidak tersundut rokok. Biasanya bahan pelapis Recaro pada bagian jok dipakai untuk bagian samping yang tak bermotif. Sedangkan pada bagian tengah para trimmer menggunakan motif rRcaro Arista atau Tomcat.