Masih ingat dengan mobil Han? Karakter  yang muncul dalam franchise film Fast and The Furious: Tokyo Drift ini gemar membuat mobilnya menari-nari dengan aksi drift. Faktanya, tokoh yang diperankan oleh aktor kawakan Sung Kang ini meluncur di jalanan dengan Mazda RX-7 Veilside Fortune siluet hitam orange.

han

Mobil yang diproduksi oleh pabrikan otomotif  Mazda ini punya sejarah panjang, khususnya pada perkembangan mesin rotary. Terlebih Mazda RX-7 didaulat menjadi mobil sport dua pintu dengan mengoptimalkan sasis seberat 1300 Kg dan memuat beban dengan rasio sebesar 50:50. RX-7 adalah mobil sport andalan Mazda tahun 1991 sampai 2002. Awalnya mobil sport ikonik ini berasal dari unit pertama Mazda dengan mesin wankel rotari berkapasitas silinder 1146 cc (69,9 cu in) dengan penggerak roda belakang.

Generasi ketiga dari Mazda RX-7 FD ini merupakan mobil yang menorehkan kejayaan mesin rotary di ranah sportcar dunia. Publik otomotif dunia saat itu sedang memasuki tren mobil berorientasi kecepatan. Alhasil sejumlah pabrikan otomotif bersaing membuat unit sportcar untuk bekspansi di seluruh negara. Berbicara mengenai mengenai sejarah mesin rotary di RX-7 pasti akan diikuti sejumlah kompetitor pabrikan otomotif lainnya seperti Nissan 300ZX, Mitsubishi GTO, dan Toyota Supra.

Namun, seiring ketatnya regulasi ikhwal emisi kendaraan, mesin sportcar ikonik yang juga muncul di sejumlah gim balap mobil ini harus mengalami suntik mati. Tidak lagi muncul menjadi sportcar bermesin agresif keluaran Mazda.

Meski begitu, rumor mengenai sistem rotary dual rotor yang akan kembali digarap mazda semakin mencuat ke permukaan. Tetapi, mesin mobil sport terbaik ini harus mengalami banyak ubahan agar relevan dengan  regulasi saat ini yang mengacu pada kendaraan ramah lingkungan dengan meminimalisir emisi dari gas buang kendaraan.

Kabar tersebut berembus sejak 2019 lalu, Mazda dikabarkan sedang mengembangkan sportscar penerus Mazda RX-7 dan RX-8. Dengan berbagai pertimbangan, rencananya unit terbaru itu dilabeli dengan nama Mazda RX-9. Mobil sport teranyar  ini akan dibekali generasi baru dari konfigurasi mesin rotari legendaris mereka.

Dilansir dari laman otoasia.com Research and Development Chief Mazda, Kiyoshi Fujiwara mengungkapkan, generasi ketujuh Mazda ini segera lahir di Indonesia. “Kami mengembangkan mesin rotary untuk mobil sport. Teknologi ini berjalan dengan baik, tetapi kami harus menambahkan berbagai fitur ke dalamnya, seperti pengendaraan otonom dan elektrifikasi,” ujar Fujiwara.

images (27)

Mengutip dari laman Jalopnik, tampaknya mesin rotari hanya sebatas isu di kalangan publik otomotif.  Pasalnya, RX-9 nanti bakal diprakarsai menggunakan mesin SkyActiv-R  serta disematkan forced induction konfigurasi 6-silinder inline turbocharger.

Kemungkinan, dapur pacu tersebut juga akan dikawinkan dengan sistem mild-hybrid atau bahkan plug-in hybrid. Perpaduan ini jelas membuatnya mampu bersaing dengan Toyota Supra dan BMW Z4. Hanya saja, pecinta Mazda kemungkinan tidak akan mengharap bangkitnya mesin rotari. Meski pabrikan asal Jepang itu telah mematenkan mesin rotari tampaknua reinkarnasi mesin ikonik  sebatas tersebut hanya sebatas ekspektasi.

Bila menilik pada penjualan Mazda RX-8 yang terbilang stagnan semakin memperkuat rumor yang muncul, jika Mazda akan menghidupkan kembali mesin pamungkas terbarunya dalam konfigurasi berbeda. Rx-9 diperkirakan menghasilkan sekira 350 dan 400 tenaga kuda, dan jika RX-9 berhasil dapat menjadi mesin yang sangat potensial untuk melawan telak kompetitornya. Sedangkan untuk estimasi harga diperkirakan akan membanderol sekitar US $71.000 atau setara Rp. 944 juta.

Bagaimana sentuhan elektrifikasi  di Mazda RX-9 nantinya ya?