Komponen orisinal bawaan mobil sudah dirancang untuk daya tahan tertentu. Namun di dunia balap beberapa komponen ditingkatkan lagi kinerjanya meski kadang mengorbankan daya tahan mobil sebagai tunggangan harian. Salah satu yang biasanya dilakukan adalah mengurangi bobot atau berat mobil yang tak hanya dilakukan terhadap mesin, namun juga beberapa bagian misalnya bodi. Faktanya untuk berlaga di lintasan balap sebuah mobil dituntut untuk berakselerasi lebih spontan dan memiliki kecepatan lebih tinggi dibanding mobil pabrikan.

honda-civic-nouva-10

Weight reduction atau pengurangan bobot kendaraan dilakukan agar tarikan mobil terasa ringan, dengan mengebiri komponen-komponen yang tidak terpakai untuk kebutuhan balap. Nah, langkah yang sama sebenarnya bisa dijabani buat kalian yang mau meningkatkan performa mobil tapi ogah oprek mesin secara heavy agar bisa dipakai harian.

Harry Deje dari Autodistro bilang, “‘Diet mobil’ fungsinya sudah jelas bikin mobil lebih ringan, karena  beban yang mesti digerakkan oleh tenaga mobil berkurang, maka semakin cepat mobil bisa melaju.” Namun, ia mengingatkan kalau konsepnya ringan justru mobil jangan dibebani dengan komponen lain yang seakan-akan membantu fungsional, misalnya  menambah strut bar yang berlebihan.

honda-civic-nouva-3

Beberapa bagian mobil yang bisa dilakukan diet ketat adalah, beberapa komponen mesin, body, kaki-kaki, dan interior. Di mesin misalnya bisa dengan mengganti puli-puli, mencopot cover mesin, melepas boks air filter, mengganti raditor dan intake aluminium, sampai mengganti jeroan mesin dengan material yang lebih ringan. Kalau di interior bisa dengan melepas jok belakang, konsol boks, door trim, atau menurunkan karpet serta ban serep.

Sementara diet di bagian bodi bisa dilakukan penggantian beberapa bagian dengan bahan yang lebih ringan, contohnya serat karbon, plastik, atau Lexan glass. “Bahan yang populer itu carbon fiber, desainnya anyaman dan warna hitamnya ikonik. Untuk perangkat body, penggunaan carbon fiber bisa mengurangi bobot parts hingga 80%,” ujar Harry.

Carbon fiber hood

Sedangkan bahan lain yang booming di publik otomotif global yaitu Lexan. Bahan ini biasanya menjadi bahan material pengganti kaca mobil  berbahan polycarbonate glass. Selain memiliki bobot yang ringan, bahan ini memuat keunggulan dari tingkat durabilitas jika dibanding dengan material kaca mobil biasa. Sayangnya, di Indonesia penggunaan Lexan glass belum populer.

Sama pentingnya dengan bagian mobil lainnya, sektor kaki-kaki juga dapat mempengaruhi bobot mobil. Modifikasi diantaranya terfokus pada komponen racing, seperti penggunaan velg standar yang diganti velg lightweight, arm, suspensi, juga komponen rem yang lebih ringan.

300E AMG Hammer 3

Yang harus diketahui, karena bobot mobil sudah ditentukan sedemikian rupa oleh pabrikan, maka ada konsekuensi ketika bobotnya dikurangi. Terutama masalah grip road yang akan berkurang karena beban yang menekan ban juga lebih ringan. Selain itu  saat dipacu bodi mobil terasa lebih enteng dan akan mudah terempas angin. Makanya mobil-mobil balap memiliki perangkat aerodinamis jempolan

Nah, kalau sudah tahu kelebihan dan kekurangan weight reduction, sudah siap jabanin diet mobil?