Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan untuk mengantisipasi  penyebaran virus corona (covid-19) membuat sejumlah masyarakat harus memarkirkan kendaraan dalam waktu yang relatif lama.

Hal ini dikarenakan sejumlah instansi perkantoran memberi kebijakan bekerja dari rumah. Selain itu bepergian dengan melakukan mobil juga dibatasi.

Menanggapi kondisi tersebut, car enthusiast tidak usah cemas ketika memarkirkan mobil dalam waktu yang relatif lama. Terutama di bagian interior yang mudah terlihat pertama kali juga menjadi representasi dari gaya modifikasi yang hendak ditonjolkan. Kondisi fisik seperti kusam, karat,baret atau mengalami permasalahan di komponen lainnya.  Meski dampak tersebut kerap muncul, upaya perawatan juga harus diperhatikan dengan benar agar dapat mencegah dampak yang biasa muncul tersebut.

Terlebih, tidak luput dari perawatan yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Selain itu, agar kondisi eksterior mobil tetap terjaga, car enthusiast harus melakukan beberapa langkah merawat eksterior kendaraan saat PSBB berikut ini:

 

Cat Mobil

Screen Shot 2020-04-11 at 00.59.13

Mobil yang sudah dicat ulang dengan teknik airbrush memiliki lapisan yang berbeda dengan pengecatan standar. Cat tersebut bisa menjangkau hingga sudut tersempit, dengan opsi pemilihan warna yang dapat disesuaikan dengan selera modifikasi. Seperti kombinasi polos atau gradasi warna two tone. Karena dari segi perawatan sekali pun memerlukan cara yang apik agar keindahan eksterior tetap terjaga.

Founder workshop Tomi Airbrush, Tomi Gunawan mengatakan, merawat cat airbrush sama seperti cat mobil standar. “Cara melalukan perawatan mobil airbrush  sebenernya sangat mirip dengan perawatan mobil pada umumnya. Seperti poles (bisa manual bisa gunakan mesin poles), proses detailing mobil, lalu finishing,” ujar Tomi.

Sedangkan jika memarkirkan mobil di luar ruangan, Tomi menyarankan untuk menggunakan car cover dari barang aftermarket lokal yang banyak dijual di pasaran.

 

Velg dan Ban

bbk3

Untuk menjaga kondisi velg dan ban ada beberapa cara yang dapat dilakukan dengan mudah. Hal yang biasa terjadi jika mobil terparkir lama yaitu tekanan angin pada ban berkurang. Bagian ban yang menapak langsung dengan aspal akan menjadi rata, membuat bentuk ban menjadi tidak lagi bundar. Kondisi ini kerap disebut  flat spot. Dampaknya, mobil akan mengalami imbalance ketika pertama kali dijalankan.

“Mencegah tekanan ban tidak merata bisa dilakukan dengan melakukan rotasi ban. Kuncinya cuma itu saja. Langkah ini dapat mengembalikan lingkar ban proporsional,”ujar punggawa Autodistro Harry Deje.

Sedangkan jika umur ban sudah terbilang lama, Harry menyarankan agar segera melakukan pergantian ban. Hal ini disesuaikan karakter berkendara. Karena kondisi ban yang dianggap sudah expired  tentunya berkaitan dengan performa selama berkendara.

“Lengkapi juga dengan treatment perawatan seperti menyemir ban dan velg dengan wax berbahan silikon. Selain dapat membersihkan permukaanya juga mencegah kusam. Karena terdapat komposisi pelindung dari kotoran dan debu,”terangnya.

 

Car Cover

WhatsApp Image 2019-12-04 at 15.09.10

Untuk menjaga kondisi fisik bodi mobil saat terparkir di ruangan terbuka (outdoor) penggunaan sarung mobil atau car cover dapat diandalkan. Karena saat memarkirkan kendaraan di ruangan terbuka kerap terpapar langsung dengan debu, kotoran, efek buruk cahaya matahari dan hujan. Belum lagi faktor lainnya seperti tetesan getah pohon hingga residu air pendingin udara juga dapat merusak permukaan cat di bagian body mobil.

Owner Car Cover 4D BitelBlack , Rizka Anggraini mengatakan, sebelum menggunakan car cover lebih baik mobil dalam keadaan bersih. Karena selain memuat fungsi menjaga bagian mobil dari paparan debu, kotoran dan jamur jika kondisi mobil kotor bahkan membuat debu dan kotoran berkembang hingga merusak bagian terluar kendaraan.

“Bahan yang kami gunakan tersedia dalam dua varian, untuk penggunaan indoor dan outdoor. Keduanya sudah lulus uji dari segi durabilitas, waterproof, hingga dapat tahan terhadap kelembaban dan jamur,” ujar Rizka

Menariknya, konsep 4D car cover Bitelblack memiliki keunggulan desain dan material, untuk pemakaian indoor material yang digunakan yaitu velvet dan silk. Sedangkan untuk pemakaian outdoor material yang digunakan yaitu nylon coating  yang cenderung lebih defensif agar dapat melindungi bodi mobil terutama bila “digempur” cuaca panas atau hujan.

Akan tetapi, Rizka menyarankan agar para car enthusiast tetap memeriksa mobil secara berkala agar tetap memerhatikan dari dampak yang biasanya muncul jika mobil diparkirkan cukup lama

“Sebaiknya, mobil juga harus diperiksa minimal setiap dua kali dalam seminggu. Buka covernya sambil memanaskan mesin. Selain itu untuk mencegah baret yang kerap muncul di bagian eksterior, parkirkan mobil di tempat yang mudah dijangkau agar dapat mengontrol dengan mudah. Juga usahakan tidak sering mengganti cover mobil, “tutupnya.

Selama masa PSBB ini sejumlah perusahaan aftermarket dan bengkel modifikasi merubah cara pemesanan dan pelayanan konsumen. Agar lebih efektif, pelayanan home service dan penjualan via platform berlanja daring lebih diutamakan untuk bersama-sama mencegah penyebaran pandemi yang belakangan ini melumpuhkan sejumlah aktifitas ekonomi khususnya distribusi barang dan jasa.