Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat sejumlah masyarakat memutuskan untuk menyelesaikan aktifitas pekerjaan kantor di rumah. Terlebih jika biasa menggunakan kendaraan, terutama mobil. Kali ini harus terparkir di garasi dalam waktu yang cenderung lama. Berbagai dampak biasanya akan muncul jika tidak memerhatikan perawatan secara berkala. Apalagi untuk interior mobil yang sudah terkena sentuhan modifikasi.

Sejumlah komponen dan panel di interior kabin yang telah dimodifikasi perlu mendapat perawatan khusus. Terutama di bagian yang biasanya jadi tempat bersarang virus dan bakteri. Seperti terdapat di sejumlah komponen yang langsung bersentuhan dengan tangan. Seperti handle pintu, setir, shift knob, kaca, hingga jok mobil.

CEO Vertue Concept Edy mengatakan, untuk merawat ruang kabin selama PSBB bisa dilakukan dari rumah. Asalkan secara rutin dan periodik. Perlu diperhatikan sebelum memarkirkan mobil kita  menyimpan busa penyerap air atau produk kain berbahan microfiber. Komposisi gramasi kain microfiber yang padat dapat menyerap air dan debu lebih baik untuk mengantisipasi kondisi lembab di bagian tersebut.

vtf2

Foto: Vertue Concept

Faktor lainnya penyebab interior kabin lembab bisa berawal dari rembesan atau bekas tumpahan air yang dibiarkan. Akan lebih baik sebelum memarkirkan mobil cukup lama interior harus bersih. “Pastikan bagian interior tetap steril dan higienis, karena bagian ini amat penting bagi kita. Terutama interior tentu berkaitan dengan aspek kesehatan,”ujar Edy saat dihubungi Tim NMAA Media, Senin (27/4).

Selain itu, Edy menerangkan, pada  bagian jok mobil memiliki treatment dan perawatan berbeda. Bila dirunut, yang paling mudah yaitu bahan kulit atau semi kulit, karena debu atau kotoran hanya menumpuk di permukaan kain. Secara teknis, pembersihannya hanya menggunakan sabun bayi, lalu digosok menggunakan lap.

Sedangkan untuk bahan fabric, perawatannya sedikit rumit karena memiliki permukaan kain yang dapat meyerap debu. Karena jika bahan fabric dibersihkan dengan air atau cairan pembersih, maka akan menyerap da membuat lembab busa jok tersebut. Biasanya kondisi ini membuat interior mobil menimbulkan bau tak sedap.

Sedangkan untuk prosesnya pengerjaannya, pelapis jok berbahan fabric memiliki lama pengerjaan kira-kira satu minggu. Dari mulai melepas bahan jok fabric proses cuci kering sampai pemasangan di Workshop Vertue Concept.

Foto: Vertue Concept

Foto: Vertue Concept

Masih banyaknya masyarakat yang mengendarai mobil di PSBB saat ini, Edy menyarankan agar pemilik mobil juga dapat melakukan treatment  fogging interior minimal satu atau dua minggu sekali. Treatment pengasapan melalui sirkulasi Air Conditioner (AC) ini  berkenaan untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri di sektor kabin dari debu, polusi, dan radikal bebas di luaran sana. Sistem perawatan fogging ini dapat mengurangi aktivitas bakteri dan jamur, serta mengurangi bau tidak sedap di dalam mobil.

“Karena untuk saat ini kebersihan mobil harus lebih ditingkatkan untuk meminimalisir penyebaran virus covid-19. Sekaligus supaya masyarakat lebih sadar terhadap perawatan interior mobilnya. Otomatis bagian kabin dan sirkulasi AC akan lebih segar, steril, dan higienis,” tutupnya.

Foto: Vertue Concept

Foto: Vertue Concept

Adapun hingga awal Mei nanti spesialis interior dan seat maker Vertue Concept, masih menggelar promo menarik untuk para konsumen. Dari mulai simple cleaning (vakum dan pembersihan panel interior) sebesar Rp.160 ribu sampai karpet underlayer mobil “Vertue Matt” Rp.1,6 juta.  Selain itu, untuk mencegah penyebaran pandemi corona (covid-19) saat ini pelayanan dapat dilakukan secara home service untuk jasa treatment interior, sedangkan sebagian produk untuk membersihkan komponen interior dapat diperoleh melalui platform belanja daring.

#NMAAProudMember