Keluarga mesin JZ Toyota diakui merupakan salah satu dapur pacu terhebat, terlebih pada generasi 2JZ yang mulai dipakai medio 1991 pada Toyota Aristo. Mesin 2JZ memiliki 6 silinder segaris dengan 24 katup DOHC berkapasitas 2.993cc (3,0 liter). Mesin ini merupakan pengembangan generasi sebelumnya, 1JZ dengan konstruksi yang sama namun berkapasitas 2.492cc (2,5 liter).

Tapi tahukah kalian, kehebatan mesin 2JZ justru semakin berkibar saat dipasang ke Toyota Supra generasi keempat (A80) pada 1993. Pasalnya saat itu Toyota memberikan opsi mesin 2JZ-GTE yang lebih powerful dengan sequential twin-turbo pada varian tertinggi, Toyota Supra RZ, untuk mengimbangi hegemoni Nissan RB26DETT engine yang sukses di balap FIA Group A dan Group N.

Foto: reddit.com

Kabarnya blueprint awal 2JZ-GTE dirancang untuk menghasilkan power sebesar 600-an hp. Tapi rencana itu kandas karena ketatnya regulasi di Jepang saat itu untuk mobil massal, sehingga tenaganya dirubah hanya sampai 276 hp saja. Meski kemudian Supra bermesin 2JZ-GTE yang dipasarkan untuk pasar Eropa, memiliki tenaga 325hp.

Sebetulnya keluarga 2JZ sendiri terdiri dari tiga jenis varian, di antaranya 2JZ-GE, 2JZ-GTE, dan 2JZ-FSE. Perbedaan tersebut terletak pada material dan beberapa komponen yang digunakan. Varian 2JZ-GE bisa dibilang sebagai tipe dasar yang naturally aspirated, dengan power maksimal hanya 227hp.

2JZ-FSE

Jumlah tenaga yang sama juga dihasilkan varian 2JZ-FSE, bedanya mesin ini merupakan versi direct injection non turbo untuk mengakali efisiensi dan regulasi gas buang yang semakin ketat. 2JZ-FSE karakter power-nya ada di putaran lebih rendah, sehingga disebut-sebut mesin ini lebih cocok untuk dipakai harian dibanding saudara 2JZ lainnya.

Sementara 2JZ-GTE adalah kasta tertinggi, yang dapat menyemburkan daya hingga 325 hp dalam kondisi standar pabrikan. Sejatinya ada dua jenis mesin 2JZ-GTE, yaitu non VVT-i yang dipasang pada Supra tahun 1993-1997 dan yang versi VVT-i dipasang pada Supra medio September 1997 sampai Agustus 2002.

Secara performa, 2JZ-GTE bisa membuat Supra berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu kurang dari 5 detik. Yang menarik, mesin ini disebut-sebut memiliki material yang sangat kuat untuk ditingkatkan kemampuannya hingga 1.ooohp. Bloknya dibuat dari besi cor yang minim deformasi seperti aluminium, lalu crankshaft-nya merupakan forged steel yang super kuat. Hal inilah yang kemudian membuat 2JZ-GTE dijuluki “Bullletproof”.

2JZ-GE

Karakteristik lain dari mesin 2JZ adalah bore dan stroke nya seimbang (86x86mm) sehingga tenaganya merata dari putaran bawah sampai putaran atas. Mesin ini juga berjenis closed deck (water jacket tidak mengelilingi silinder) yang berarti mesin ini bisa leluasa jika ingin ditingkatkan lagi tenaganya via turbo maupun supercharger. Maka tak heran modifikasi penggantian beberapa bagian saja akan menghasilkan peningkatan power di kisaran 500 hp.

Meski banyak aftermarket brand yang men-develop komponen performa tinggi untuk 2JZ-GTE, namun yang paling luar biasa datang dari HKS. Tuner yang bermarkas di Shizuoka, Jepang ini membuat paket plug and play bernama Capacity Upgrade Kit 2JZ-GTE 3.4L yang tujuannya menaikkan kapasitas mesin hingga 3.400cc untuk menghasilkan tenaga 1.000hp dengan aman. Wow!