Sirkulasi AC Mobil Bebas Virus, Begini Cara Perawatannya ⁣⁣

Selain harus menjaga kebersihan kabin, bagi car enthusiast yang setiap hari menggunakan mobil pribadi di tengah pandemic Covid-19 saat ini, rasanya penting untuk menjaga sirkulasi udara. Perangkat Air Conditioner (AC) menjadi fokus perhatian untuk menjaga sirkulasi udara kabin  tetap bersih dan bebas virus dan bakteri.

“Pastikan, barang-barang yang masuk ke dalam kabin harus bersih terlebih dahulu. Bila sudah bersih maka, udara dari sistem penyejuk kabin juga akan bersih dari virus. Karena barang bawaan yang disimpan di kabin terlalu lama dapat berdampak buruk. Botol mineral misalnya,”ujar Punggawa Top AC Bandung, Johan, kepada NMAA Media, belum lama ini.

Baiknya para car enthusiast memeriksa kondisi perangkat AC secara berkala. Agar dapat berfungsi  menyesuaikan suhu di bagian kabin, juga tetap menyuplai udara dengan baik. Perangkat kompressor yang terletak di bagian paling depan harus sering diperhatikan, karena memiliki fungsi vital untuk menyaring udara. “Komponen yang harus diperiksa diantaranya, bearing kompresor tiap 40km bawa ke bengkel AC untuk di cek. Mengingat komponen ini cukup penting dalam perangkat pendingin,”terangnya.

Perangkat AC Mobil (Foto: AMCCars)
Perangkat AC Mobil (Foto: AMCCars)

Masalah yang sering terjadi pada pengguna mobil (terutama berusia di atas 5 tahun) biasanya kompresor AC menimbulkan bunyi cukup keras atau kasar saat beroperasi. Suara aneh itu akan hilang saat kompresor sedang tidak bekerja.

Adapun biaya untuk penggantian cabin filter, oli kompressor, dan freon R 134 a sekitar Rp.350.000 untuk mobil double blower. “Biasanya kalau sudah 5 tahun baru ada kerusakan,” ujar pria yang sudah membuka bengkel Top AC sejak 30 tahun silam tersebut.

Setelah memastikan ruang kabin bersih dari sisa-sisa makanan, kotoran, dan benda-benda lainnya, hal yang selanjutnya bisa dilakukan yaitu membersihkan beberapa komponen AC. Seperti saringan udara. Komponen ini biasanya terletak pada dasbor mobil sebelah kiri (tergantung model), dekat kompartemen penyimpanan. Tugasnya untuk menyaring udara kabin yang masuk ke evaporator. Bagian ini biasanya diperiksa setiap 20.000 km sekali dan diganti tiap 40.000 km tergantung pemakaian. Kalau filter ini kotor, kemungkinan besar udara yang masuk untuk disirkulasi lagi ke dalam kabin juga kotor. Karena itu perlu pembersihan.

Tak kalah penting, komponen evaporator dapat berpotensi untuk menyimpan jamur-jamur dan kotoran yang gagal disaring oleh filter udara kabin. Nantinya  udara kabin yang disedot masuk dari melalui saringan udara AC, akan melalui sirip-sirip evaporator, sehingga udara yang dihembuskan lagi ke kabin akan dingin. Karena ini bagian ini juga harus bersih.

Selain memperhatikan perangkat pendingin tersebut, untuk menjaga kabin tetap bersih dan terhindar dari bakteri dan virus, para car enthusiast sebaiknya tidak meninggalkan barang belanjaan di dalam mobil. Karena dapat mempercepat pertumbuhan bakteri berbahaya, dan dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan. Apalagi, suhu dalam mobil di dapat meningkat hingga 77 derajat Celcius.

Faktanya, suhu panas merupakan media yang baik untuk pertumbuhan bakteri dan virus yang dapat hinggap di sejumlah sudut kabin. “Kalau bebas dari bakteri, usahakan agar menjaga kebersihan bagian kabin. Sekarang beberapa cara membersihkan kabin secara mandiri mudah dilakukan,” tambahnya.

IMG-20200402-WA0000 (1)

Bagi Car Enthusiast yang ingin memeriksa komponen pendingin udara mobil dapat mendatangi bengkel Top AC yang terletak di Jalan BKR No. 39 Kota Bandung.

Mencegah lebih baik daripada mengobati bukan?

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,794FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles