Imbauan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih dilaksanakan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Tapi bukan berarti mobil modifikasi kesayangan dibiarkan terparkir di garasi tanpa perawatan. Apalagi sektor dapur pacu terbilang vital bagi kendaraan agar bisa dipakai sebagaimana mestinya.

IMG_1204 copy

Erwin Chairudin, modifikator spesialis mesin dari ABBAN menuturkan, merawat mesin mobil yang sudah di-upgrade sebenarnya memiliki cara perawatan yang sama dengan mesin standar. “Intinya lebih ke menjaga  sistem pelumasan. Karena mobil terdiri dari serangkaian material berbahan stainless dan logam. Kedua material tersebut tentunya harus dilubrikasi agar dapatbekerja optimal,” kata Erwin.

Karenanya, ketika mesin mobil tidak dihidupkan dalam waktu yang lama, sistem pelumasan akan turun ke penampungan. Sehingga tidak dapat melumasi seluruh bagian mesin dengan baik. Sebelumya, cek volume oli dengan mencabut dipstick di komponen mesin. Biasanya untuk mengetahui oli berada di level mana. Pada ujung dipstick terdapat dua tanda, yaitu F (full) dan E (empty).

Jika oli berada di posisi bawah menandakan kapasitasnya berkurang dan harus ditambah. Selain itu sekurannya kita harus memanaskan mesin setiap dua hari sekali di ruangan terbuka. Tidak perlu lama-lama, cukup maksimal 3 menit sambil sedikit menekan pedal gas sampai mencapai putaran mesin di kisaran 2000 RPM. Akan lebih baik jika mobil digunakan minimal untuk menempuh jarak dekat seperti berkeliling di jalan raya sekitar rumah atau sambil berbelanja kebutuhan pokok. Memanaskan mesin mobil juga dapat menjaga usia accu.

Filter Open

Tidak kalah penting, Erwin menyebut komponen filter udara (air filter) tidak perlu dibersihkan. Lebih baik justru diganti sekalian. Secara teknis, itu tergolong mudah. “Saya kira tidak usah dibersihkan, karena tidak terlau penting. Kalau mobil dinyalakan otomatis filter udara menyerap debu dan kotoran kotor menandakan proses filtrasi berjalan dengan baik,” paparnya.

Lebih jauh, untuk menjaga penampilan mobil tetap prima, penggemar Mercedes-Benz ini menyarankan agar mobil dipasangi car cover. Ia menyarankan agar lebih selektif memilik produk car cover di pasaran, seperti spesifikasi tahan air, lembab, dan dapat menangkal efek buruk sinar matahari.