Pameran otomotif Indonesian International Motor Show (IIMS 2020) yang rencananya digelar pada 9-19 April lalu batal digelar. Selaku pihak penyelenggara IIMS 2020, PT. Dyandra Promosindo secara resmi mengkonfirmasi penundaan pameran hingga awal 2021 mendatang. Hal tersebut dikarenakan sejumlah pertimbangan panitia mengingat kondisi Indonesia belum sepenuhnya pulih dari Pandemi global Covid-19.

Kepada awak media, panitian menjelaskan dibatalkannya penyelenggaraan pameran otomotif bergengsi tersebut. Pasalnya, penyelenggara acara lebih mempertimbangkan aspek keselamatan calon pengunjung, Agen Pemegang Merek (APM), dan produsen barang aftermarket.

Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Hendra Noor saleh, mengatakan, keputusan penundaan (postponed) merupakan opsi yang dipilih mengingat kondisi di tengah Pandemi Covid-19 yang belum stabil.

IIMS 2019 lalu

“Keputusan tidak terselenggaranya IIMS 2020 kami ambil untuk mengutamakan kepentingan banyak pihak terutama dari sisi kesehatan, sekaligus mendukung keputusan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” ujarnya dalam konferensi virtual melalui aplikasi Zoom, Jumat (15/5).

Pihak penyelenggara IIMS tetap berkomitmen untuk memulihkan pasar di tengah kondisi saat ini. Karenanya keputusan untuk menggelar pameran tidak harus dipaksakan. Sejauh ini, seluruh masyarakat harus mengikuti protokol pemerintah untuk bersama-sama mencegah pandemi semakin meluas. “Namun komitmen IIMS untuk tetap mendukung program sales dan marcom APM dan aftermarket akan tetap dioptimalkan di 2020 ini,” jelas Hendra.

Foto: indonesianinternationalmotorshow

Foto: indonesianinternationalmotorshow

Dyandra Promosindo menyiapkan opsi alternatif yang dapat dipilih dengan membuat konsep determinasi ganda dan “New Normal”. Konsep ini merupakan upaya penyelenggara untuk tetap berkontribusi membangkitkan kejayaan dunia otomotif Nasional yang sedang bergeliat melalui gelaran IIMS. Akan tetapi, saat ini kondisi pasar belum sepenuhnya pulih dan tidak bisa diprediksikan dalam waktu dekat.

“ Apa gunanya memaksakan event tapi respon kastemer malah menurun di bawah angka 75%. Karenanya, saat ini kami sedang mengembangkan konsep yang melalui pemanfaatan platform digital. Diantaranya  mengadakan event expo virtual. Di dunia otomotif ini bukanlah hal yang baru, seperti di Osaka dan beberapa pameran otomotif lainnya. Sedangkan IIMS rencananya akan digelar pada 18-28 Februari 2021, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta,”terangnya.

Pihaknya masih mempersiapkan optimalisasi kegiatan secara digital yang saat ini menjadi tumpuan komunikasi seluruh masyarakat. IIMS berupaya merangkul elemen  industri otomotif seperti distributor, para diler, produsen barang aftermarket mulai mendekati marketing online hingga aktifitas transaksi. Tren penjualan secara langsung ke format daring sangat relevan untuk diimplementasikan di kondisi sekarang ini, juga cukup efektif meningkatkan minat calon kastemer.