Liburan di akhir pekan menjadi opsi favorit masyarakat untuk melepas penat dari rutinitas harian. Apalagi di tengah kondisi pandemi corona (Covid-19) saat ini. Bahkan, sebentar lagi kita semua memasuki masa New Normal atau dapat beradaptasi dengan kondisi pandemi dengan tetap berupaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Agar kegiatan liburan semakin menyenangkan, sejumlah masyarakat bahkan memilih  membawa sepeda untuk mengeksplorasi tempat wisata yang dikunjungi. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan sistem imun tubuh sehingga dapat menjaga daya tahan tubuh lebih optimal.  Membawa sepeda lipat atau folding bisa disimpan di bagasi dengan mudahnya. Tapi, langkah tersebut tidak bisa dilakukan jika membawa  sepeda full bikes seperti  jenis Mountain Bike (MTB), Road Bike sampai Fixie. Karenanya, sepeda jenis ini  diangkut menggunakan Bike Rack untuk menopang sepeda lebih presisi.

Bike Rack on White Car

Alat penopang atau crossbar terbuat dari pelat baja atau besi yang berbentuk rangka melengkung. Nantinya sepeda dapat dipasangkan di bagian rangka pengait yang dapat dipasangkan satu hingga tiga buah sepeda secara bersamaan. Bahkan, Bike Rack tertentu bisa memuat hingga enam buah sepeda. Berhubung Bike Rack bersifat optional, jadi harus memahami aturan dan petunjuk dari masing-masing model.

Mengenai beban, penopang jenis holded sudah didesain maksimum daya angkutnya. Ada yang untuk satu sepeda daya angkutnya 15 kg atau bahkan 20 kg. Penempatan sepeda di bagian belakang mobil. Segala informasi tersebut sudah tercantum dalam buku manual seperti spek, syarat penggunaan, cara memasang, agar dapat dipakai dengan optimal.

Bike Rack terbagi menjadi beberapa jenis yaitu model holded, hanger, strap dan trunk. Bila diuraikan ketiga jenis tersebut memiliki keunggulan berbeda. Holded sudah termasuk dengan tempat khusus untuk menaruh sepeda, model ini memiliki tatakan khusus untuk ban sepeda sedangkan untuk tipe hanger digantung secara vertikal  dengan tali pengikat yang biasanya diletakan di bagian roof mobil.

Semua jenis tersebut dapat diaplikasikan sesuai kebutuhan dan disesuaikan dengan jenis mobil. Karena meski bisa di pasang di mobil sedan, jenis holded direkomendasikan hanya memuat satu sepeda. Efek grafitasi dapat membuat mobil mengalami limbung saat berkendara, belum lagi jika terkena ranting pohon atau rambu lalu lintas. Sedangkan untuk dipasang di mobil MPV atau Jeep, bisa membawa lebih banyak sepeda di untuk penggunaan model holded atau hanger.

Bike Rack on FT 86

Tapi perhatikan juga kekurangan model – model tersebut. Menurut sejumlah pesepeda yang sering menggunakan Bike Rack, model rear mounting holded yang disertai crossbar dinilai lebih stabil baik dari segi bentuk dan aspek keselamatannya. Pastikan crossbar memiliki tali pengait agar dapat mengunci sepeda dengan baik yang dipasang di bagian belakang mobil, tepatnya di bagian buritan.

Sebisa mungkin periksa kekencangan tali pengikat. Dampaknya sangat besar, jika tali mengendur justru bisa membuat mobil mengalami limbung. Hal ini dapat membahayakan pengendara lain. Terlebih, di Indonesia masih jamak ditemukan jalan bergelombang, tentunya Bike Rack akan menerima beban lebih dibanding saat mobil dalam keadaan diam.

Adapun satu buah bike rack yang beredar di pasaran biasanya bermerek Thule Bike Carrier dan Krisbow seharga Rp 700 sampai 2,1 juta.