Tren Japanese Domestic Market (JDM) telah dikenal sejak 1980, berawal dari aturan kendaraan untuk pangsa pasar lokal Jepang yang sesuai dengan market dan gaya berkendara. Karena dijual dalam jumlah terbatas di Jepang, tak heran kalau kendaraan produksi khusus JDM berstatus langka (rare). Seiring berjalannya waktu, JDM berkembang menjadi sebuah gaya modifikasi.

Singkatnya, kendaraan yang menggunakan spare parts atau aksesoris orisinil JDM. Tak heran, gaya modifikasi yang disebut JDM style ini banyak diminati para car enthusiast. Terlebih wujud kesukaan terhadap tren atau gaya tertentu biasanya dipakai untuk menampilkan kesan modifikasi yang menonjol.

Pelat JDM 11

Foto: Ist @zcdistromotive

Workshop modifikasi dan aksesoris otomotif asal Bandung, ZC Distromotive ciptakan hal beda. Bukan hanya menjual beberapa merchandise bertema JDM, sekarang pelat nomor rumah bisa di custom sama seperti pelat nomor khas kendaraan di Jepang.

“Ide awalnya bermula dari efek swakarantina kemarin, selagi mengisi waktu luang di rumah kepikiran bikin sesuatu yang unik. Sampai akhirnya kita punya ide berimprovisasi dengan menerapkan tema JDM ke tampilan  berbeda,” kata Zibek, Founder ZCD Distromotive.

Material pelat ini sengaja dibuat persis seperti pelat nomor ala JDM terlihat dari . Tersedia dalam varian ukuran berbeda, dari 15cm, 20 cm, 30cm dan 35cm. Terdapat pilihan warna yang dapat dikostumisasi kastemer seperti kuning, hijau atau biru yang biasanya menunjukan pemik kendaraan atau kapasitas mesin di pelat nomor JDM. Pengerjaan pelat nomor dilakukan menggunakan cetakan nomor atau huruf tertentu di bahan pelat alumunium dengan ketebalan tertentu, dilanjut dengan tahap finishing menggunakan polesan cat kompresor dan stiker.

“Penggunaan aksara Jepang itu persis seperti desain plat nomor asli JDM. Ada beberapa huruf dan nomor sesuai pesanan juga varian warna tertentu. Juga penambahan nama kota menggunakan huruf Hiragana seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka,” ujar Zibek.

Pelat JDM 2

Foto: Ist @zcdistromotive

Dalam satu nomor rumah dapat dibentuk  hingga lima kata dan tiga sampai empat garis berbeda. Seperti menuliskan alamat blok, nomor rumah, RT dan RW hingga kata atau kalimat opsional lainnya. Hingga sekarang jumlah pesanan diterima terbilang banyak.

“Kastemer pesan dulu apa yang akan ditulis nantinya, setelah kita desain mentahnya lalu dikirim lagi untuk  disetujui desain yang akan dicetak ke pelat,”tutupnya.

Satu buah plat nomor rumah custom ini dibanderol mulai harga Rp. 150 ribu untuk ukuran kecil. Sedangkan untuk opsi warna dan ukuran tertentu dibandrol dengan harga variatif. Lama pengerjaan sekitar dua sampai tiga hari dilanjut dengan proses pengiriman melalui jasa ekspedisi. Harga tersebut belum termasuk biaya ongkos kirim ke alamat atau kota tujuan.

Di tengah Kondisi pandemi Covid-19 saat ini, ZC Distromotive lebih mengoptimalkan penjualan merchandise dan barang aftermarket melalui platform belanja daring. Khusus untuk kastemer asal Bandung yang ingin memesan secara offline juga dapat mengunjungi workshop di Jalan Burangrang No. 43 atau mengirim pesan di Instagram mereka @ZCDistromotive. Ayo para JDM lovers pesan sekarang!