Mengenal Ragam Jenis Jok Mobil, Mana Paling Keren?

Jok mobil pabrikan dirancang sesuai aspek keselamatan dan kenyamanan berkendara. Tapi bagi para petrolhead tidaklah cukup. Untuk menghadirkan interior sesuai selera, sejumlah komponen mengalami ubahan spesifik agar tampilan interior makin eksklusif.

Umumnya, jok mobil jadi komponen yang mudah dimodifikasi oleh banyak car enthusiast. Seperti ganti kain jok sarung atau paten, mebambah busa agar lebih proporsional, sampai mengganti material bahan pelapis secara full interior. Sejumlah hal tersebut jadi poin penting juga untuk menambah stylish ruang kabin.

Sesuai perkembangan teknologi, jok mobil telah melahirkan berbagai model di line up mobil paling  hype tiap zaman. Komponen satu ini juga mengalami penyesuaian dengan spek mobil tertentu. Lalu, jenis jok mobil seperti apa yang banyak digemari?

Standard Seat

Saat mobil baru saja keluar dari pabrik, model jok standar biasanya memuat tiga baris untuk mobil berjenis sedan, MPV dan SUV. Konfigurasi tersebut memuat dua kursi di baris terdepan, bench seat di baris kedua yang dapat memuat hingga tiga orang, dan bench seat di baris ketiga.

Biasanya kondisi asli pabrikan memiliki tampilan monoton, meski sudah banyak desain interior di unit terbaru saat ini mengacu pada model sport atau mobil konsep. Tampilan seperti itu banya juga tersedia di unit kendaraan edisi terbatas.  Biasanya jok standar memiliki recline untuk mengatur maju-mundur posisi jok yang disesuaikan dengan ergonomi tubuh pengemudi dan penumpang. Terlebih tiap pabrikan kendaraan beradu teknologi terbaik dari mulai jok standar bersuspensi, electronic seat, atau fitur memory seat yang dapat merekam posisi duduk. Bahkan, ada juga yang diimbuhi teknologi kursi pijat.

Captain Seat

Model jok satu ini biasanya mengacu pada desain bucket seat dengan fitur kenyamanan mumpuni. Biasanya Captain Seat berada di baris kedua atau ketiga. Keunggulannya, lebih nyaman dan ergonomi karena sandaran tubuh ditopang arm rest dan head rest. Selain itu konsol tengah dapat digunakan untuk menyimpan alat utilitas. Model sejenis juga disertai meja kecil yang bisa dilipat. Bantalan jok lebar untuk menunjang kenyamanan selama menempuh perjalanan. Kesan eksklusif yang muncul pada model ini tampak kentara.

Sedangkan di baris pertama juga bisa dipasang Captain Seat. Teknisnya, arm rest, head rest dan meja bisa dilipat ke bagian kanan-kiri jok. Cocok untuk menggantikan ruang kantor bagi mereka yang memiliki rutinitas padat.

Bucket Seat

Jok model ini banyak ditemukan di kabin mobil balap, memuat kelebihan dari segi rigiditas serta dapat memangkas bobot mobil di bagian kabin. Di kancah motorsport jok model ini memuat spesifikasi diantaranya memiliki bentuk sesuai ukuran pengemudi. Kondisi tersebut justru meningkatkan aspek keselamatan.

Biasanya hanya terdapat di baris pertama, dua kursi untuk driver dan co- driver. Selain itu, di bagian tengah terdapat konsol, rem tangan, dan tentunya tuas persneling.  Secara generik, bucket seat terbuat dari bahan ringan seperti fiberglass atau serat karbon untuk mereduksi bobot mobil.  Terlebih, sejumlah segmen mobil sport dan high-end sudah mengandalkan Bucket Seat dari pabrikan.

Semi Bucket Seat

Jok Semi Bucket kini sudah banyak tersedia dalam versi aftermarket, untuk mobil harian juga bisa diperoleh satu paket dengan seat belt tiga titik. Bedanya, di bagian kupingan lebih nyaman. Apalagi sejumlah petrolhead yang ingin meningkatkan tampilan interior sama seperti kokpit mobil balap direkomendasikan menggunakan jok mobil Bucket Seat. Selain modelnya mirip seperti jok mobil balap, ketika bahannya lebih nyaman digunakan di mobil harian. Bagian pinggang dan paha yang kaku di bucket seat diganti menggunakan busa.

Split Bench Seat

Jika melihat pada desain interior mobil 1960-an, jok jenis ini yang  dipasang di baris pertama. Asalkan posisi tuas persneling dan rem tangan berada dekat setir kemudi, karena konsol tengah tertutup oleh jok. Model Split Bench Seat punya tata letak pada kursi menjadi dua atau tiga bagian dengan konfigurasi 40-20-40, diantaranya dengan tiga tempat duduk dalam tiga bagian terpisah. Angka-angka tersebut mengacu pada perkiraan persentase bahwa setiap kursi menempati kendaraan. Jok kecil di bagian tengah hanya menempati 20% ruangan. Kursi pengemudi dan  penumpang biasanya lebih lebar.

 

Sedangkan jika menggunakan konfigurasi 60-40 menyatukan tiga kursi dalam dua bagian saja. Satu kursi pengemudi dan kursi penumpang muat untuk dua orang, dan sekitar 60% dari lebar kendaraan. Ada beberapa kendaraan yang membuat tempat duduk pengemudi menjadi bagian yang lebih besar.

Related Articles

Stay Connected

21,792FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles