Hadirkan Deretan Mobil Performa Ganas, Begini Jejak Sejarah TRD

Eksistensi Toyota Racing Development (TRD) diantara tuner performa lainnya cukup gemilang. Mulanya, TRD dipercaya membawa Toyota ikut berlaga dalam kejuaraan motorsport sekitar 1957 dengan bendera Toyota Sports Corner (TOSCO) selaku divisi racing resmi Toyota. Masuknya Toyota ke dalam ajang tersebut terjadi pada saat Jepang berada di tengah pemulihan ekonomi setelah Perang Dunia II.

Project pertama mereka adalah sebuah Toyota Crown Deluxe  yang diikutsertakan dalam event 19 day endurance contest di Australia.

Dari spesifikasinya,sedan empat pintu tersebut mengalami penyusutan bobot hingga 1700kg dan menghasilkan tenaga 48bhp. Toyota Crown yang disiapkan TOSCO menyelesaikan perjalanan epik tanpa masalah mekanis yang besar. Kunio Kaminomura dan Koujiro Kondo dipercaya duduk di kokpit hingga akhirnya mampu merampungkan balap 17.000 km  dan finis di posisi ke-47 dari 86 kompetitornya.  Ajang satu ini jadi cikal bakal event balap pertama di luar Jepang bagi produsen-produsen mobil di Jepang saat itu.

Berangkat dari kesusksesan tersebut rally tersebut. Toyota kembali mengikuti Toyopet Crown di Yomiuri Round Japan Rally (1958), Grand Prix (1963) menggunakan mobil touring dan mobil GT yang terbagi dalam kategori sesuai ukuran mesin. Dari mulai Toyota Crown 2.0 liter, Corona 1.6 liter, dan 700cc Publica yang berakhir menang di tiap kelas.

TOSCO juga mengkonsepkan pembangunan Toyota 2000GT setelah dipamerkan pada pameran Tokyo Motor Show pada tahun 1965. Kolaborasi dengan anak perusahaan Yamaha Motor Corporation dibesut untuk entri motorsport model di Grand Prix Jepang 1966, yang diselenggarakan di trek Fuji Speedway dengan menduduki posisi ketiga. Selain itu, dua buah unit mobil 2000GT lainnya dibangun dalam versi convertible untuk film ”You Only Live Twice” pada 1967.

Sedangkan prototype lainnya dipersiapkan untuk turun di ajang balap ketahanan pada kisaran 1966. Mobil homologasi ini salah satunya memecahkan rekor kecepatan dan 13 rekor kelas internasional pada bulan Oktober 1966. Ajang yang  berlangsung selama 78 jam berturut-turut di sirkuit salah satu sitkiuit di Yatabe, Jepang. Mampu meraih 206 km / jam dan mencatat waktu 15.000 km.

Raihan positif sepanjang dekade 60an ini terus mendorong TOSCO mengembangkan mobil balap. misalnya Toyota 7 bermesin 3.0-liter V8 twin-cam 32 saat digeber pada Grand Prix Jepang (1968), sejumlah ubahan performa sudah mampu menandingin dominasi Porsche dan Chevrolet. Hingga lahirlah  mesin berkapasitas 5.0 liter V8 bertenaga 600PS dari pengembangan tersebut.

Dua tahun kemudian pada 1970, mesin V8 Toyota dikonversi menggunakan pembangkit tenaga listrik twin-turbo dengan output tenaga 800PS. Mesin ini dinobatkan sebagai tonggak sejarah mobil balap mesin turbo pertama di dunia. Meski pada akhirnya muncul kebijaka emisi yang mengharuskan ubahan radikal dalam membuat mesin lebih efisien.

Beralih ke 1973, Toyota terfokus untuk mengembangkan pasar baru mobil performa untuk prospek mass production. TOSCO berubah menjadi Toyota Racing Development (TRD). Di bawah naungan pabrikan Toyota, atau lebih tepatnya Toyota Technocraft Co. Ltd. Dalam hal ini, Toyota memegang lisensi penuh dan juga merupakan produsen dari suku cadang serta aksesoris TRD.

TRD dipercaya mengembangkan kendaraan untuk meneruskan estafet kemenangan TOSCO. TRD juga telah berkontribusi dalam kelahiran Toyota 2000 GT demi menciptakan rekor baru untuk “Speed Trail”.

Toyota 2000 GT lalu ditampilkan perdana di Monte Carlo Rally dengan mendemonstrasikan teknologi tertinggi. Hingga kemudian pada tahun 1976, TRD menjadi registered trademark dan menjadi satu kesatuan dengan Toyota.

Pembukaan jalur penjualan baru ini, dikombinasikan dengan keinginan Toyota untuk menarik pasar yang lebih luas, menyebabkan Tosco berganti nama menjadi Toyota Racing Development pada tahun 1976. Tujuan TRD tetap sama – untuk memperluas aktivitas motorsport Toyota di seluruh dunia dan untuk mengembangkan dan menjual aksesori performa yang diturunkan dari motorsport.

Invasi bisnis ini sampai hingga ke Amerika Serikat (AS) dengan meresmikan TRD USA pada 1979 sebagai divisi performa yang beroperasi secara  otonom dengan fasilitas desain, pengembangan, dan perakitan mesin penuh. Diantaranya mempersiapkan mesin NASCAR dan melengkapi lini produk aksesoris TRD.

Sedangakan TRD Japan mengemban  tanggungjawab Gazoo Racing dan TRD Sportivo. Bukan hanya menyasar parts racing, TRD mulai merambah ke platform lain untuk mobil harian dengan aksesoris emblem TRD.

Divisi balap Toyota mencapai masa keemasan pada 1990. Khusus ajang World Rally Championship (WRC) juga menyiapkan mobil balap ketahanan di Grup C1. Berkolaborasi dengan TOM’s, TRD mengembangkan mobil balap  Toyota 90C-V berbekal mesin V8 3,2 liter turbocharged. Kompetisi lainnya juga diikuti pada tahun yang sama, seperti All Japan Sports Prototype Championship, World Sportscar Championship, dan Le Mans 24-Hour.

Guna menyeimbangkan performa versi USDM, TRD USA merancang dan membangun mesin V8 Tundra dan V8 Camry untuk seri NASCAR. Kemenangan mobil Indy pertama TRD terjadi pada bulan Juni 2000, sedangkan pada tahun 2003 sebuah mobil Indy bertenaga TRD memenangkan balapan Amerika, Indianapolis 500.

Selama dekade 2000an Toyota melahirkan beragam inovasi yang cukup signifikan. Akhirnya, TRD merilis GT86 TRD khusus pasar Inggris. Pencapaian ini dilanjut dengan lini produk GT86 Griffon saat berpameran di Tokyo Auto Salon 2013.

Hingga sekarang TRD USA masih terus aktif dalam ajang balapan seperti  kejuaraan IMSA GT, NASCAR, Formula Drift, dan sejumlah part racing. Sedangkan TRD Japan terfokus untuk pengembangan mmobil seri balapan domestik dan produksi mobil balap edisi khusus. Mereka juga terus mengembangkan dan menjual berbagai produk-produk performa seperti supercharger, suspensi, brake kits, exhaust, air-intake, dan velg.

Related Articles

Stay Connected

21,806FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles