Ini Alasan Kiki Anugraha, Mengapa Toyota GT 86 Begitu Personal Bagi Dirinya

NMAA News – Perjalanan modifikator sekaligus entrepreneur Kiki Anugraha di ranah modifikasi otomotif nasional tidak terjadi dalam waktu sebentar. Beragam liku kesulitan selama proses modifikasi dialaminya. Bahkan, beberapa unit kendaraan dengan gaya modifikasi berbeda pernah dilakoni yang mematangkan pemahamannya bagaimana membuat modifikasi menjadi karya yang ideal dan layak.

Kesukaannya pada dunia modifikasi makin menjadi ketika ia mendandani dan mewujudkan kecintaannya tersebut pada sedan sport dua pintu, Toyota GT 86. “Pertama, karena mobil ini sangat bersejarah untuk saya, dari mulai di modif JDM pakai part aftermarket TRD, atau pernah juga dimodif bergaya Stance pakai body kit Rocket Bunny,” buka Kiki kepada NMAA Media.

Saat 2014  silam, belum banyak GT 86 yang dimodifikasi dengan gaya modifikasi Stance.

“Seinget saya, pas modif GT86, belum ada di Indonesia yang dimodif bergaya stance. Mungkin alasannya tampilan bawaan juga sudah cukup keren. Tapi bagi saya modifikasi itu sesuai dengan passion saja, seiring berjalannya waktu trial error nya lumayan banyak. Biar hasilnya maksimal tentunya semua itu harus dialami sendiri,” kenang Kiki.

foto: @karmabodykit

Seluruh sektor modifikasi begitu diperhatikan, dari mulai eksterior, interior, mesin, dan kaki-kaki. Seluruh parts plug and play yang terpasang pun bersifat custom sesuai selera.

Totalitas Kiki dalam dunia modifikasi memang berawal dari GT 86, akan tetapi banyak mobil modifikasi lainnya seperti Toyota Agya, Toyota Alphard, Nissan Navara hingga Honda HRV.

Akhirnya ide awal “KARMA” yang diartikan sebagai wujud “karma baik” dari hasil modifikasi selama bertahun-tahun lamanyapada mobil berbeda. “Karena mobil inilah saya banyak bertemu komunitas atau penggemar modifikasi yang lebih heterogen,” bebernya.

Gayung bersambut, Kiki akhirnya berkolaborasi dengan Monaco Auto Design untuk mengimplementasikan ide modifikasi lebih personal. Fase ini dilanjut dengan target produksi massal untuk menyebarkan virus “KARMA Body Kit” secara massif. “Bentuk kolaborasi dengan Monaco Auto Design simpelnya begini, konsep dari saya kemudian dituangkan dalam format design render oleh mereka,” terang Kiki.

Hingga ini tercatat tiga line up Body Kit Karma untuk BRZ, Aventador dan Cayman.

Foto: IMX 2020

Paling utama, Kiki membagikan poin bagi kalian yang ingin hasil modifikasi proper dan bisa menginspirasi. “Kalau saya sih mobil apapun selagi saya suka, ketemu konsepnya pasti langsung dimodifikasi. Terpenting punya konsep dulu, mau ke arah mana gaya modifikasinya. Harus sesuai dengan peruntukannya, lalu kita kembangkan dan personalisasi,”urai Kiki.

Terkait rencana line up body kit KARMA di 2021 ini, Kiki menjanjikan sebuah kejutan untuk ranah modifikasi lokal maupun internasional.  “Ya pastinya setiap tahun kita akan mengeluarkan new line up, doakan ya agar semuanya lancar,” tutupnya.

Foto: Ist @karmabodykit

Di tengah tren modifikasi yang mengacu pada tampilan proper car saat ini sudah banyak referensi modifikasi di berbagai sumber digital. Jadi lebih memudahkan mencari referensi sesuai selera atau tren yang sedang hype. Memasuki 2021 ini tren modifikasi juga proper car masih diminati. Selain bisa digunakan untuk bermobilitas harian, ubahan modifikasi lebih mengutamakan aspek fungsional.

Agi Fauzi R
Agi Fauzi R
Eks penulis tunggal rubrik hiburan di salah satu Harian Umum Kota Bandung (2017-2018).

Related Articles

Stay Connected

21,787FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles