Sensasi Berkendara Hyundai Ioniq: Kabin Senyap dan Torsi Spontan Jadi Nilai Plus

0
Foto: NMAA TV
- Advertisement -

NMAA News – Hyundai Ioniq resmi meluncur di Indonesia sebagai wujud keseriusan Hyundai dalam menginisiasi kemunculan kendaraan listrik Tanah Air. Melalui PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Ioniq mengusung jenis kendaraan sedan liftback dengan dimensi kompaknya.

Dalam program program Big B.O.S, test and drive yang merupakan rangkaian gelaran Indonesia International Motorshow (IIMS) virtual 2021, Hyundai Ioniq jadi salah satu kendaraan yang diuji coba. Sejumlah awak media berkesempatan menjajal mobil listrik murni tersebut di pelataran Baja Otomotif Superblock.

Host NMAA TV, Rudy Ghupta turut ambil bagian dalam mengulas spesifikasi Hyundai Ioniq melalui unggahan video NMAA TV, Sabtu (27/2/2021).

“Berangkat dari kebijakan pemerintah mengenai  mobil listrik di jalan raya, desain Hyundai Ioniq terlihat futuristis. Terutama bagian depan menonjolkan grill tanpa lubang,” buka Rudy.

Foto: NMAA TV

Eksterior

Dari segi eksterior, Hyundai Ioniq Electric ini sudah terpancar aura futuristik, berkat grill tanpa lubang, dengan lampu khas unik yang berasal dari lampu depan LED ke Day Running Light (DRL).

Trim abu-abu anthracite yang terlihat pada bemper belakang dan bezel pada lampu siang hari di bagian depan menciptakan tampilan yang lebih halus dan dinamis. “Aura sedan liftback ditunjukan dengan membagi dua kaca belakang, selain itu ruang bagasi semakin lega untuk membawa cukup banyak barang bawaan,” ujarnya.

Tampilan dari samping juga terlihat modern berkat penggunaan pelek palang berukuran ring 16 dengan sentuhan dual tone. “Ring 16 ini memuat PCD 5×114,3. Di pasaran banyak model pelek yang bisa dipasang, asalkan tidak lebih besar dari ukuran maksimal 16 inci. Supaya tidak asal kira, bisa lihat dulu rekomendasi ukuran di aplikasi tire calculator,”papar Rudy.

Foto: NMAA TV

Interior

Memasuki ruang interior,  kesan futuristis begitu terasa dengan kursi  kursi berbalut kulit. Ioniq juga dibekali juga memiliki dua layar LCD yang menampilkan berbagai informasi untuk pengemudi. Cluster Supervision dengan layar LCD TFT 7″ memberikan informasi penting dari kendaraan pada posisi yang mudah terlihat oleh pengemudi.

“Baru kita duduk di kursi kemudi, otomatis kursinya menyesuaikan dengan kebutuhan ergonomis supir. Cluster interior modern, tampilan konsol tengah menarik, dan hanya tersedia opsi Drive, Parkir dan Netral,” ulasnya.

Foto: NMAA TV

Tampilan serba high tech tersebut juga menunjukan informasi seperti penunjuk kecepatan, cadangan listrik atau power yang ditunjukan dengan indikator low and high.

Layar audio 8 inci menjadi titik pusat dari Ioniq  untuk konektivitas Smartphone dan Bluetooth melalui interface layar sentuh. Ioniq  telah menerapkan sistem Shift-by-wire, yang menghilangkan proses mekanis dan memungkinkan perpindahan gigi hanya dengan menyentuh sebuah tombol dan rem parkir, juga melalui sebuah tombol.

“ Suara di dalam kabin cukup senyap dari mobil biasanya, ada juga penunjuk tire pressure,” tambahnya.

Foto: NMAA TV

Baterai dan Performa Hyundai Ioniq

Powertrain dari Hyundai Ioniq menggunakan motor listrik bermagnet permanen dan berefisiensi tinggi sebesar 100 kW (136 PS) yang dipasok oleh baterai lithium ion 38,3 kWh. Motor mengembangkan torsi 295 Nm yang didistribusikan ke roda depan, dan ber akselerasi 0-100 m dalam 9,9 detik.

“Karena Ioniq dibekali motor listrik, tampilann ruang mesin lebih ringkas. Bisa kita lihat masih ada accu, modulla, base washer dan booster rem,” terang Rudy.

Jarak tempuh Hyundai Ioniq mencapai 373 km (berdasarkan NEDC) dan 311 km (berdasarkan WLTP) dalam sekali pengisian daya. Pengisian daya penuh dapat dicapai dalam 54 menit untuk pengisian nol hingga 80 persen dengan menggunakan stasiun pengisian kendaraan listrik berkapasitas 100 kW (DC).

Baterai Hyundai Ioniqdapat diisi daya di rumah dari titik nol hingga 100 persen memakan waktu 17 jam 30 menit, AC Charging 6 jam 5 menit.

Foto: NMAA TV

Sensasi Berkendara

Setelah menyalakan starter, indikator di cluster instrument menunjukan informasi mobil siap digunakan, pilih tuas transmisi Drive atau (D) tarikan torsi motor listrik sudah terasa dari putaran bawah.

“Ketika menginjak pedal gas, Ioniq muncul indikator besaran power yang dikeluarkan, kita bisa memilih driving style dari mulai Economical, Normal, dan Agressive,” jelasnya.

Sensasi berkendara stabil dan bantingan setir lincah mulai terasa ketika bermanuver di sekitaran Baja Otomotif Superblock, ketika melalui jalanan rusak bantingan ban dinilai nyaman.

“Suspensi empuknya terasa lembut di tekanan ban sekitar 35 Psi. Kenyamanan Ioniq juga terasa begitu menyetir, kabin senyap, visibilitas cukup baik dan pastinya torsi spontan yang mengisi di putaran bawah maupun atas,” tandasnya.

Pabrikan meluncurkan Ioniq dalam tipe Prime dan Signature dengan pilihan warna Polar White, Fluidic Metal, Panthom Black dan Fiery Red. Dengan banderol harga mulai Rp 624,8 juta untuk tipe Prime dan Rp 664,8 juta untuk tipe Signature on the road (OTR) DKI Jakarta.

Melalui PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) selaku APM Hyundai di Indonesia, tren penggunaan mobil listriik mulai terasa di sejumlah wilayah Indonesia.

- Advertisement -