Home 2021 Tinggalkan Kesan Klimis, Toyota Corolla DX 1983 Dimodif Jadi Sleeper Buas

Tinggalkan Kesan Klimis, Toyota Corolla DX 1983 Dimodif Jadi Sleeper Buas

0
Foto: Muhammad Luthfi (HDT Motorsport)

 NMAA News – Punggawa bengkel HDT Motorsport, Muhammad Luthfi punya kepuasan tersendiri saat menggarap Toyota Corolla DX 1983. Obsesinya menggali potensi modifikasi sudah tertuang dalam dua unit modifikasi dengan berbeda genre.

“Sebenernya kalau disebut sleeper sih enggak, tapi DX abu ini memang pingin lebih sangar dari sebelumnya DX yang putih. Eits udah gak ada sih di garasi saya,” buka modifikator yang akrab disapa Avie kepada NMAA Media, Rabu (10/2/2021).

Fasia depan Corolla DX berkelir abu ini mengalami sentuhan modifikasi cukup kompleks, dari mulai bumper depan bawaan yang masih mulus, grill set versi USDM dan spion tanduk. Beralih ke belakang masih mengandalkan bumper bawaan yang masih mulus tanpa tersiram cat lagi, dilengkapi Ducktail Foha Original 1445 berpenampilan minimalis.

Foto: Muhammad Luthfi (HDT Motorsport)

Untuk menunjang sektor visibilitas pada bagian depan tertanam bohlam Philips berwarna kuning, dan  stoplamp model belimbing dengan garis horizontal di bagian belakang.

“ Tampilannya saya buat menarik dengan ubahan minor saja sudah cukup. Cukup buat mengintimidasi mobil harian kalau ketemu di jalan gitu,” celetuk modifikator yang juga malang melintang sebagai pebalap di dunia off-road nasional ini.

Hasil modifikasi dua mobil Corolla DX milik Avie terlihat menonjol dengan tampilan rally look nya. Terutama mobil andalannya satu ini sudah banyak memboyong juara dari segi tampilan hingga performa.

Foto: Muhammad Luthfi (HDT Motorsport)

Tenaga buasnya tersebut berasal dari opsi swap engine menggunakan mesin copotan Toyota Altrezza, 3SGE BEAMS. Mesin satu ini banyak digunakan oleh para pebalap terutama dalam ajang Indonesian Sentul Series Of Motorsport (ISSOM). Selain mengusung performa maksimal, juga mampu mencatatkan waktu putaran kompetitif

BEAMS sendiri merupakan akronim dari Breakthrough Engine with Advanced Mechanism System. Mesin yang digunakan di Corolla DX ini merupakan tipe Red Top BEAMS yang biasa digunakan Toyota MR-2 G-Limited, Celica ST-202, dan Caldina. Apalagi kerap diandalkan dalam kejuaraan World Rally Championship (WRC).

Foto: Muhammad Luthfi (HDT Motorsport)

“Pengerjaannya cenderung lama ya, tapi buat hasilnya sendiri enggak mengecewakan. Selama prosesnya saya titipkan ke Indie Fiancoko, dan tuning haltech oleh Indra Mantap,” ulas Avie.

Konfigurasi dapur pacu di balik kap mesinnya juga turut mengelami peranti special. Seperti girboks J160 yang bertugas mengawinkan tenaga dari mesin,  Ecu Haltech Elite 1500, Auto tune Haltech, WB14 throtle, radiator alumunium 3 ply besutan Altech, serta Double Xtra Fan Opel blazer.

Foto: Muhammad Luthfi (HDT Motorsport)

“Hasil dyno test menunjukan, sekarang tenaga si abu ini mampu menembus 165hp on wheel,”bilang Avie.

Semua komponen mesin bersatu padu dengan ‘dekorasi’ ruang mesin yang telah menyelundupkan sejumlah kabel-kabel dengan opsi wire tuck. Bagian gardan kini diganti menggunakan copotan Mitsubishi SS Final Drive 4.3 LSD.

Paling menarik set-up kaki-kaki dengan komponen ‘hedon’. Menggunakan pelek aftermarket Advan Rally R14 Lebar 6 et 20 berbalut ban buatan GT radial GTX Pro 185/65. Untuk menopang bodi kendaraan, sokbreker custom  dilengkapi coilover Bilstein, sedangkan bagian belakang menggunakan coilover Pro Fender.

Foto: Muhammad Luthfi (HDT Motorsport)

Melongok ke ruang interior, aura mobil rally kian terpancar dengan dua buah kursi baris depan Recaro bermotif Catur dilengkapi arm rest milik Corolla DX GT. Agar tumpuannya presisi bagian bawah dilengkapi rel orisinal Recaro. Seluruh ubahan interior tertata rapi dengan sisipan part pendukung.

Foto: Muhammad Luthfi (HDT Motorsport)

Apalagi ketika mengalihkan pandangan ke setir kemudi yang kini disubstitusi mengunakan Momo Toyota. Di tengah palang setir racing tersebut, terpangpang jelas Dash loger Haltech Racepack Street IQ3 yang menunjukan informasi penting seputar mesin.

Exit mobile version