Jajal Pikap Esemka Bima, Fitra Eri: Salah Satu Pikap Atraktif di Jalan dengan Tarikan Responsif

NMAA News –  Reviewer otomotif Fitra Eri akhirnya berhasil mengulas mobil Esemka Bima 1,3. Momen ini jadi salah satu yang paling ditunggu-tunggu usai pebalap nasional tersebut sempat membubuhkan komentar di unggahan foto Instagram @esemkaindonesia yang menampilkan mobil pikap Esemka Bima.

Mobil Esemka sendiri sudah diluncurkan sejak 2019 lalu yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pabrik Esemka yang berdiri di Boyolali, Jawa Tengah. Unit tes yang dijajal Fitra Eri merupakan versi pikap Bima 1,3 dengan menggendong mesin 1300 cc empat silinder DOHC.

“Akhirnya pabrikan Esemka menyediakan satu unit tes untuk saya ulas. Dari keterangan di odometer mobil ini sudah berjalan 300 kilometer lansiran 2019 lalu. Sejauh ini PT Solo Manufaktur Kreasi selaku ATPM Esemka tengah berkonsentrasi menjual mobil komersial untuk kebutuhan pedesaan di unit bima 1,2 dan 1,3,” buka Fitra Eri dalam unggahan video Youtube di kanal Oto Driver, Selasa, 16 Maret 2021.

Pabrikan Esemka mengkalim Tingkat Kandungan Dalam Negeri di unit pikap Bima 1,3 mencapai 60%, selebihnya beberapa komponen masih mengandalkan impor dari rekanan Esemka di luar negeri.

Foto: Youtube Oto Driver

Fascia depan Esemka, Dikatakan Fitra begitu menarik untuk sebuah mobil niaga. Tampilan agresif pada bonet, grill, berpadu dua buah lampu depan berjenis LED. Dibalik kap depan terdapat penyimpanan berisi dongkrak, radiator, tangki minyak rem, sekring dan klakson. Bagian depan ini tidak dilengkapi crumple zone meski dimensinya sedikit lebih panjang.

“Mungkin bukan masalah untuk sebuah mobil niaga, Esemka lebih menunjukan tampilan berbeda dibanding mobil niaga pada umumnya jika dilihat dari depan,” ujar Fitra.

Foto: Youtube Oto Driver

Bagian samping dimensi panjang Esemka Bima 1,3 4.930 mm, lebar 1.720 mm, dan tinggi 1.995 mm. Untuk dimensi bak 2.970 mm x 1.740 mm x 470 mm. Bak tersebut mampu mengangkut barang dengan beban 1 ton atau sekitar 950 kilogram. Esemka Bima 1.3 ini mempunyai berat mencapai 1.606 kilogram. Spesifikasi pelek menggunakan ukuran ring 14 berbalut ban 175/65.

“Walaupun dari depan terlihat imut, bagian samping mobil Esemka terlihat seperti truk kompak. Besar sekali bak belakangnya dilengkapi pijakan kanan kiri untuk memudahkan akses naik ke dalam bak secara mudah,” terang Fitra.

Beralih ke bagian belakang, kesan mewah bagi sebuah pikap niaga terlihat dari model lampu belakang berbentuk kotak dengan kontur tiga dimensi berpadu foglamp belakang. terdapat pula stiker berlogo Esemka dan tulisan Bima 1,3.

Foto: Youtube Oto Driver

Diketahui, mobil Esemka terjual sebanyak 300-an unit sejak diluncurkan sampai saat ini. Akan tetapi, unitnya masih digunakan mencakup wilayah Jawa Tengah dan Sumatera sebagai kendaraan perniagaan, perkebunan dan UKM. Unit tersebut merupakan mobil berjenis pikap ‘Esemka Bima’.

Selain tiga sektor tersebut, Esemka Bima sudah diborong beberapa instansi pemerintah hingga diborong  oleh satuan TNI Angkatan Udara sebanyak 35 unit yang dihibahkan untuk sarana mobilitas di Skadron Udara dan Skadron Teknik di sisi udara, hanggar, apron, dan taxyway.

Foto: Youtube Oto Driver

“Secara detail, kita mesti apresiasi mobil lokal ini. Kalau bisa dikelola lebih profesional bisa menjadi kebanggaan bagi rakyat Indonesia. Akan lebih baik jika dikembangkan tanpa kebanyakan fitur seperti seatbelt tiga titik di interior, foglamp depan-belakang dan sistem audio. Untuk mobil niaga fitur ini sebetulnya tidak diprioritaskan,” ungkap Fitra.

Fitra menambahkan, Esemka harus melewati perjalanan panjang sebagai sebuah merek baru terlepas kerjasama dengan rekanan perusahaan manufaktur luar negeri. Setidaknya Esemka sudah berani membuat mobil produksi yang tentunya beberapa pabrikan sejenis tidak melakukan hal serupa.

“Beberapa poin yang mungkin bisa ditawarkan dengan harga kompetitif, menambah jaringan diler, dan dikelola secara profesional layaknya sebuah merek mobil,” tandas Fitra.

Kehadiran Esemka Bima diprediksikan akan menyaingi mobil di segmen yang sama, dengan dibekali mesin berkapasitas 1.300 cc. Saat ini, mobil Esemka masih dibanderol Rp 125 jutaan. Harga itu berlaku on the road Jakarta.

Related Articles

Stay Connected

21,806FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles