Knalpot Mengeluarkan Air Saat Mesin Mobil Dihidupkan, Normalkah?

NMAA News – Apa yang sebenarnya terjadi ketika knalpot mobil mengeluarkan cipratan air? Jika tidak ada peranti yang rusak, mengapa hal ini bisa terjadi?

Nah, Ibarat sistem pernapasan manusia. Saat manusia bernapas pada suhu udara rendah, uap akan muncul dari mulut dan hidung. Ini karena karbondioksida yang dikeluarkan telah terkondensasi menjadi uap air. Kembali pada knalpot mobil, air itu tercipta ketika suhu udara di sekitar mobil cenderung rendah, maka uap air yang keluar melalui knalpot pun semakin banyak. Inilah yang kemudian membuat knalpot mobil mengeluarkan air.

Dalam satu siklus pembakaran bahan bakar di ruang mesin, ada kurang lebih 18 molekul air yang dibuang lewat knalpot. Maka, wajar jika knalpot mobil, terutama yang telah menggunakan teknologi EFI, mengeluarkan air.

Knalpot mengeluarkan air tergolong jamak ditemui hendak menyalakan mesin ketika suhu udara mesin rendah di pagi hari.

Tidak perlu khawatir ada kebocoran pada mesin. Keluarnya air dari knalpot bukan berarti air radiator bocor dan rembes ke mesin. Sebab, air radiator bocor akan menetes keluar di bagian depan mobil dekat radiator.

Meskipun begitu, Anda tetap perlu waspada dan memperhatikan besaran air yang dihasilkan knalpot. Selama masih dalam bentuk tetesan air sedikit itu masih wajar dan aman. Namun, apabila jumlahnya banyak bisa jadi ada yang salah seperti kemasukan air saat banjir dan sebagainya.

Air yang masuk melalui knalpot mobil akan tertampung pada muffler agar tidak mencapai ruang mesin. Air ini akan keluar dengan sendirinya melalui knalpot saat mesin dihidupkan kembali.

Jika air tidak keluar sendirinya jangan tidak perlu panik. Coba hidupkan mobil dan kemudian injak pedal gas hingga mencapai 4.000 rpm. Jangan terlalu lama karena cairan air akan keluar dengan sendirinya dari muffler knalpot.

Related Articles

Stay Connected

21,794FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles