Tampil di Talk Show IIMS Virtual 2021 Phase II, PPMKI Berharap Pemerintah Terus Dukung Keberadaan Mobil Klasik

NMAA News – Menjelang akhir penyelenggaraan IIMS Virtual Phase 2, guna memenuhi hasrat para pecinta otomotif, IIMS Virtual masih menyuguhkan beragam talk show menarik. Kali ini, IIMS Virtual 2021 mengajak komunitas pecinta mobil kuno, untuk mengulas keberadaan mobil klasik hingga eksistensinya di masa mendatang terkait berbagai regulasi dari Pemerintah.  

Mengoleksi mobil kuno bagi sebagian kalangan hanyalah hobi yang diminati kaum baby boomers hingga Gen Y. Seperti yang diperlihatkan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang hingga kini terus dan tengah mengatur strategi guna meningkatkan awareness koleksi mobil kuno di kalangan milenial, seperti yang dijelaskan pada sesi talk show IIMS Virtual Phase 2.

Untuk mengimbangi para milenial, kami menggunakan social media seperti Instagram dan Facebook. Di sana ada contact number keanggotaan kami, ada website juga www.ppmki.org. Paling mudahnya, kalo ada acara PPMKI biasanya kami juga siarkan di beberapa media online. Tidak hanya di Jakarta saja, tapi juga kegiatan di berbagai pengurus Provinsi Jawa dan Bali.  Silahkan join saja, ngobrol di sana. Mungkin bisa main dan belajar mengenai mobil kuno,” ungkap Marius Pratiknjo, Koordinator Divisi Kegiatan PPMKI.

Terkait tanggapan mengenai wacana pembatasan usia kendaraan dari pemerintah, Ketua Umum PPMKI Pusat, Ronny Arifudin mengatakan bahwa pihaknya mengembalikan ke pemerintah bagaimana pemerintah memberikan solusi ke PPMKI, karena PPMKI tidak sekadar mengoleksi mobil mengenai perjalanan otomotif transportasi di Indonesia, tapi juga memelihara mobil bersejarah, seperti mobil eks presiden RI 1 (Bung Karno).

“Tentunya kami juga akan bernegosiasi dengan pemerintah, siap mengalah. Mungkin jalannya juga akan kami batasi seperti yang sudah kami jalani selama ini. Seringnya keluar hanya saat ada acara atau sekadar memanaskan mesinnya saja. Jadi bagaimana kami diberikan solusi, privilege, supaya kami tetap bisa berjalan memelihara dan melestarikan mobil ini,” jelas Ronny.

Ditambahkan Ronny, pihaknya ingin berkontribusi mendukung pemerintah, seperti salah satunya yang terkait dengan pariwisata. “Kami membantu mengampanyekan, sebagai pelaksana dari kegiatan pariwisata. Ketika touring, kami pasti akan mengunjungi tempat wisata yang kami lewati. Lalu kita erat hubungannya dengan pemerintah, kepolisian dan perhubungan dengan mengampanyekan keselamatan berlalu lintas serta ketertiban lalu lintas,” imbuh Ronny.

Tak hanya sekadar memelihar dan mengoleksi, tapi PPMKI juga punya tanggung jawab moral untuk turut membantu pertumbuhan ekonomi nasional. “Kalau dari segi ekonomi kita membantu, misalnya sekarang ini kita sedang dalam pandemi, kami memajukan ekonomi kreatif. Saat ini banyak builder merestorasi mobil tua, klasik, kemudian juga penyediaan suku cadang dan aksesorinya. Belum lagi kehadiran montir serta pelaku bisnis sparepart akan ikut menggairahkan ekonomi kreatif ini,” pungkas Ronny.

Octo Budhiarto
Octo Budhiartohttp://nmaa.co.id
Berkecimpung di industri media otomotif nasional sejak September 1994. Telah menulis puluhan ribu artikel tentang fenomena dan tren dunia otomotif nasional maupun internasional. Aktif di berbagai komunitas otomotif dan punya kesukaan akan restorasi, modifikasi, teknologi, serta test drive mobil-motor terbaru.

Related Articles

Stay Connected

21,787FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles