Mesin Mobil Injeksi Mati? Pahami Masalahnya dari 5 Komponen Penting Ini

- Advertisement -

NMAA News – Mobil lansiran terbaru kebanyakan sudah menggunakan mesin berjenis injeksi. Dari persepsi sebagian orang, mobil dengan sistem pengapian injeksi justru terbilang sulit bagi pemiliknya jika mesinnya bermasalah.

Tapi dari manakah anggapan tersebut muncul? Bukankah kita juga mesti paham titik permasalahan mobil harian? Sebab, bukan hanya mengendarainya saja, tentu perawatan berkala juga mesti dilakukan. Sebetulnya, penyebab mesin mobil injeksi sulit dihidupkan bisa dipicu oleh beberapa faktor berikut ini dikutip NMAA dari laman Auto2000.

Idle Speed Control Katup Macet

Mesin injeksi dilengkapi dengan Idle speed control valve (ISC valve). Fungsinya sendiri yaitu sebagai pengatur keluar masuknya udara ke mesin dalam posisi transmisi netral. Dalam posisi transmisi netral, ISC ini harusnya berada dalam koondisi terbuka.

Apabila terjadi kerusakan, katup ini akan tertutup yang menyebabkan tidaknya udara masuk. Bagi yang belum tahu, kandungan udara berupa oksigen merupakan gas yang dibutuhkan dalam sistem pengapian mesin.

Untuk mengatasi masalah mesin injeksi mati akibat hal ini, coba lepaskan katup yang terletak di throttle body. Perhatikan jarum katup dan gerakkan maju mundur beberapa kali. Bersihkan jarum agar katup tidak macet. Biasanya cara ini akan berhasil. Namun, jika gagal, bisa jadi motor katup ISC rusak.

Pompa Fuel Injection Mati

Pompa injeksi ini merupakan komponen vital mesin injeksi. Ia berfungsi untuk menjaga tekanan bahan bakar stabil agar bensin dapat keluar dari injector.

Injector yang mati menyebabkan tekanan bahan bakar menurun dan bensin tak dapat dikeluarkan. Tanpa adanya bensin pastinya mesin tak akan dapat menyala.

Kerusakkan ini dapat diidentifikasi lewat indera pendengaran. Jika anda mendengar suara berdengung berarti pompa ini masih berfungsi. Sebaliknya, jika tidak berdengun dapat dipastikan pompa injeksi mesin mobil anda tidak berfungsi.

Mengenai masalah ini tidak dapat ditangani oleh pengetahuan biasa. Sebaiknya diserahkan kepada mekanik bengkel terpercaya jika terjadi masalah ini.

Selang Bahan Bakar Bocor

Bocornya selang bahan bakar merupakan penyebab lain mesin injeksi tidak dapat menyala. Ketika selang bahan bakar bocor, tekanannya akan menurun yang menyebabkan pembakaran tidak optimal.

Kerusakkan ini dapat dideteksi dengan mudah. Biasanya anda akan menemukan tetesan bensin dari kolong mobil. Cara termudah mengatasi masalah ini adalah mengganti selang bensin dengan yang baru.

Busi Rusak

Busi yang rusak tidak hanya menyebabkan mesin injeksi saja yang mati, mesin karburator pun juga sama. Tanpa adanya busi, proses pembakaran mesin tidak akan optimal karena komponen ini bertugas mengubah tegangan listrik dari koil menjadi percikan api.

Sebenarnya, mobil masih bisa hidup jika hanya salah satu busi yang mati. Ini karena mobil umumnya memiliki empat buah busi. Namun, jika lebih dari itu, mesin mobil akan sulit untuk dihidupkan. Hal ini bisa dicegah dengan melakukan service secara rutin. Dengan service rutin, busi yang kotor bisa dibersihkan dan yang rusak bisa segera diganti.

Aki Lemah

Jika aki rusak atau tegangannya menurun mesin injeksi juga tidak dapat menyala. Tegangan aki yang lemah akan membuat RPM cranking (putaran mesin) rendah. Mesin butuh RPM cranking tinggi (sekitar 800-1000 rpm) untuk bisa hidup. Jika RPM cranking rendah, pembakaran mesin tidak akan optimal.

Lemahnya tegangan aki bisa disebabkan kurangnya penyetruman, misalnya saat mobil baru dihidupkan kembali setelah lama mati. Bisa juga karena elektrolit baterai lemah. Solusinya tidak lain adalah dengan melakukan setrum aki.

Related Articles

Stay Connected

22,850FansSuka
0PengikutMengikuti
3,050PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles