Tarikan Mobil Terasa Berat? Bisa Disebabkan dari 7 Komponen Ini

- Advertisement -

NMAA News – Penyebab tarikan mobil terasa berat ternyata beragam dan bisa berasal dari berbagai bagian mobil. Jika muncul gejala seperti ini,  Anda mesti tahu apa saja penyebabnya agar masalah ini bisa selesai dengan cepat.

Tarikan mobil yang sesuai pasti sangat nyaman. Aktivitas sehari-hari bisa berjalan lancar berkat dukungan mobil yang memiliki kondisi prima. Sayangnya ketika mobil digunakan secara terus menerus tanpa perawatan yang benar, maka tarikan mobil bisa menjadi berat.

Ada beberapa penyebab tarikan mobil terasa berat sehingga mengganggu aktivitas Anda. Apa saja penyebabnya? Simak 7 sebab tarikan mobil terasa berat menurut laman auto2000.

Kampas Kopling Sudah Menipis

Kampas kopling yang sudah menipis akan memiliki cengkraman kurang kuat kepada flywheel. Masalah mengganggu ini sebenarnya bisa terjadi di mobil transmisi manual atau otomatis. Namun gejalanya berbeda. Kali ini mari fokus kepada transmisi manual.

Foto: Pixabay

Kampas kopling yang menipis sebenarnya membuat fungsi kampas ganda kopling menjadi selip sehingga tarikan mobil terasa berat. Terkadang ditambah dengan gejala lain seperti getaran yang muncul dari bawah mobil saat sedang berjalan. Anda disarankan mengganti plat kopling mobil yang baru kalau memang sudah menipis. Sebaiknya segera diganti agar masalah lain tidak muncul seperti kerusakan flywheel dan pressure plate.

Bearing Roda Terganggu

Bearing roda berguna sebagai bantalan roda kepada steering knuckle. Fungsionalitas bearing roda bisa terganggu karena kurangnya pelumasan. Akhirnya secara otomatis roda menjadi seret dan beban mobil jauh lebih berat. Anda tidak akan nyaman selama mengemudi karena akan terdengar suara tidak lazim saat mobil berjalan. Jadi pastikan pelumasan bearing bisa tetap terjaga.

Cengkraman Rem Terlalu Kuat

Sistem rem harus memiliki cengkraman yang kuat. Tapi bagaimana kalau terlalu kuat? Hal ini bisa membuat mobil terasa berat. Biasanya masalah ini terjadi pada rem jenis tromol ketika penyetelannya terlalu kuat. Solusi yang bisa diambil hanyalah menyetel ulang rem tromol agar tidak terlalu mencengkram ban.

Transmisi Bermasalah

Foto: Freepik

Transmisi menjadi bagian yang sangat penting. Namun kalau salah satu plat gigi tiba-tiba terhimpit atau malah menempel dengan yang lainnya, maka proses perpindahan gigi menjadi terhambat. Akhirnya posisi gigi bisa tetap bertahan walaupun Anda sudah mencoba menggantinya. Anda harus mengenal oli mesin dan oli transmisi agar Suara mesin bisa terus meraung dan tenaga mobil terasa bertahan di titik yang sama.

Turbo Vane Macet

Turbo di dalam mesin diesel sangat penting agar bisa mendongkrak torsi serta power mesin. Ada komponen turbo vane di dalam sistem kerjanya. Tugasnya adalah menjaga katup untuk mengatur boosting udara dari turbo. Sayangnya, ketika katup ini tertutup secara terus menerus, maka aliran udara ke mesin pasti tertutup. Akibatnya adalah mesin tidak mampu mencapai RPM maksimal walau gas sudah ditekan secara penuh. Sama seperti masalah transmisi, segera bawa mobil Anda ke bengkel resmi terpercaya.

Catalytic Converter Mampet

Foto: AxelAddict

Gas buang yang bersifat beracun bisa diubah menjadi tidak polutan dengan menggunakan catalytic converter. Komponen ini bisa menyerap gas polutan dari hasil pembakaran mesin sehingga yang keluar dari knalpot lebih ramah lingkungan. Namun kalau jarang diganti, maka polutan yang telah terserap menjadi kerak. Lama kelamaan akan menutup rongga katalis. Gas buang pasti mampet. RPM sulit mencapai maksimum akibat gas buang akan terhalang katalis itu. Sebaiknya lakukan penggantian atau pembersihan secara berkala.

AC Bermasalah

AC ternyata juga bisa membuat tarikan mobil terasa berat. Namun kalau sudah ada masalah dari sisi sirkulasi AC alias tersumbat, pasti mesin mobil Anda terasa berat. Biasanya masalah ini ditandai dengan suhu AC yang tidak sedingin biasanya.

Related Articles

Stay Connected

22,935FansLike
0FollowersFollow
3,124FollowersFollow
- Advertisement -

Latest Articles