Audio Mobil Supergiveaway Subaru Forester Ikut Dibedah, Tanpa Perlu Ganti Head Unit Standar

0
Foto: Youtube Den Dimas
- Advertisement -

NMAA News – Mobil Supergiveaway On The Spot Subaru Forester mendapat sentuhan modifikasi dihampir semua bagian. Begitu pula upgrade di sektor audio yang dipercayakan ke Den Dimas.

Dari kondisi standarnya, mobil JDM langka tersebut sudah dibekali fitur dan fungsi lengkap yang terbilang mewah di kisaran tahun 2000an awal.

Akan tetapi, memasuki 2022 ini part -part orisinal bawaannya tentu mengalami penurunan performa. Supaya senada dengan konsep stance pada bagian eksterior, ruang kabin diberi peningkatan untuk menambah kenyamanan pengemudi dan penumpang.

Sistem audio bawaan Forester dibenahi ulang oleh tim Venom Audio Indonesia. Pemilihan part modifikasi dihadirkan Venom Audio menggunakan sejumlah part aftermarket terbaru.

Foto: Youtube Den Dimas

Pengerjaan tersebut ditempuh tanpa banyak memotong kabel audio bahkan tetap mengandalkan head unit double din bawaan standar.

Creative Manager Venom Audio Indonesia Darrius Deluo menjelaskan, modifikasi tersebut cenderung mudah dan cepat. Pengerjaannya sendiri dirampungkan oleh Venom Gallery Panjang yang dikhususkan untuk instalasi audio secara ringkas atau plug and play.

“Modifikasi audio Subaru Forester mengandalkan lini produk Venom Audio seperti subwoofer tipe VX 6.8 PB, processor audio VPR 2.4, dan speaker Coaxial Venom. Hasilnya staging audio tetep dapet, juga bisa terhubung langsung ke smartphone lewat koneksi bluetooth,” terang Darrius kepada Den Dimas.

Foto: Youtube Den Dimas

Sederet part aftermarket tersebut memberikan hasil signifikan terhadap kualitas audio untuk mobil harian. Produksi suara di bagian depan maupun belakang tetap mengalir dengan jernih.

“Penggantian speaker di kedua sisi doortrim, audio processor, dan subwoofer sudah mengusung OEM Look. Jadi enggak terlalu kelihatan dimodifikasi. Seluruh pengerjaannya bisa dirampungkan selama 3 sampe 5 jam saja,” ungkap Darrius.

Foto: Youtube Den Dimas

Saat disinggung mengenai banderol keseluruhan, Darrius menerangkan, ubahan tersebut dibanderol dengan kisaran harga Rp 10 jutaan.

“Kualitas suara meningkat, tanpa merusak estetika ruang interior khas Subaru Forester,” papar Darrius.

- Advertisement -