Kenali Dulu Perbedaan Jenis Ban di Unit SUV dan Crossover

0
Foto: Flatsix
- Advertisement -

NMAA News – Segmen SUV di Indonesia tampaknya tidak habis menjadi perbincangan. Karakter tubuh ramping dan sporty jadi salah satu pertimbangan jenis mobil ini diminati masyarakat Indonesia.

Selain itu, SUV memang dihadirkan sebagai kendaraan menjelajah. Keandalan di medan off-road ringan biasanya ditunjang oleh ubahan modifikasi terutama sektor kaki-kaki dan roda.

Meliputi pilihan tepat pelek dan ban hingga berlanjut ke sistem penggerak roda supaya menghasilkan traksi optimal ke permukaan jalan atau memasang kelengkapan berkendara lain.

Untuk modifikasi ban, para produsen besar menghadirkan berbagai pilihan sesuai tema modifikasi, fungsi dan keunggulan berbeda. Ada baiknya pahami dulu tiga jenis ban berikut ini sesuai gaya modifikasi mobil SUV atau Crossover di Indonesia.

HT (Highway Terrain)

Ban ini didesain untuk jalan raya. Punya daya cengkeram di aspal dan tingkat kebisingan cukup rendah. Lebih cocok diaplikasi untuk SUV bergaya kekotaan atau city slicker. Biasanya kembangannya lebih halus dan bisa dipakai jenis mobil lainnya.

AT (All Terrain)

Foto: Captured via Youtube NMAA TV
Kalau SUV untuk dipakai dalam  trek harian dengan sekali-kali  light off-road, ban jenis ini pilihan tepat. Tidak terlalu bising di jalan aspal dan memberikan cengkeraman yang baik di jalan basah maupun kering. Serta memberikan traksi yang cukup di jalan tanah. Modifikasi bergaya rally look masih sah pakai ban jenis ini, asal velg yang dipilih mendukung aura reli.

MT (Mud Terrain )

Sebenarnya tak ada salahnya pakai ban ini di jalan aspal. Tapi perlu diperhatikan kecepatan maupun traksi di jalan aspal, karena ban ini sebenarnya didesain buat trek berlumpur. Selain itu tingkat kebisingan dapat mengurangi kenyamanan saat berkendara. Nah, gaya modifikasi mobil lintas alam/offroad pastinya harus pakai ban “tahu” ini.
- Advertisement -