Tilang Elektronik Digencarkan, Ini Cara Mudah Cek Kendaraan yang Terbidik Kamera ETLE

0
Foto: APH
- Advertisement -

NMAA News – Seiring penerapan tilang elektronik di beberapa kota di Indonesia, para pengendara kendaraan bermotor berpotensi dibidik oleh kamera tilang elektronik (ETLE).

Penilangan tidak hanya terjadi di jalur kota-kota Jakarta saja, kini sudah diberlakukan juga di jalan tol. Beberapa titik dipasangkan kamera elektronik yang ditempatkan secara statis pada lokasi-lokasi yang sudah ditentukan.

Meski tilang ETLE sudah berjalan dalam beberapa bulan terakhir, ada saja para pengendara yang tidak menyadari ketika melakukan pelanggaran di jalan.

Sanksi pelanggaran tilang elektronik ini akan disesuaikan dengan aturan yang tertulis di Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan atau LLAJ.

Lalu, bagaimana cara mengecek terkena tilang elektronik atau tidak? Berikut cara-caranya

  • Kunjungi laman https://etle-pmj.info/id/check-data.
  • Masukkan nomor plat kendaraan, nomor mesin, dan nomor rangka sesuai dengan STNK.
  • Setelah terisi semua, pilih “Cek Data”.
  • Jika tidak ada pelanggaran, maka akan muncul kalimat “No data available”.
  • Jika ada pelanggaran, maka akan muncul catatan waktu, lokasi, status pelanggaran, serta tipe kendaraan.

Pengenal Wajah

Atas penerapan kebijakan baru tersebut, saat ini Polisi dilarang memberikan sanksi tilang manual.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, tilang elektronik merupakan upaya Polri untuk mengoptimalkan teknologi terkini. Tetapi, fungsi kamera ETLE yang hanya bisa melihat pelat nomor kendaraan bermotor masih dianggap terbatas.

Sehingga untuk jenis sanksi kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) atau tidak, belum diketahui. Untuk itu, kedepannya sistem ETLE siap menghadirkan fungsi face recognition atau pengenalan wajah.

“Jadi nanti akan berkembang dengan face recognition, jadi menangkap wajah, namanya siapa alamatnya di mana, punya SIM atau tidak, nanti bisa terdeteksi,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman dalam penjelasannya beberapa waktu lalu.

Dalam pengembangan tersebut, wilayah hukum Polda Metro Jaya akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang berperan dalam memegang database kependudukan.

Fitur pengenal wajah terbilang penting, salah satunya untuk mengenal pengendara yang dinyatakan tidak taat aturan. Ironisnya, belakangan ini, justru semakin banyak pelanggar lalu lintas semenjak pemberlakuan tilang elektronik di jalan raya.

Pengembangan tilang elektronik juga disesuaikan untuk menindak tegas para pengendara yang melanggar aturan berat di jalan raya. Misalnya penggelapan kendaraan bermotor atau tanpa surat-surat kepemilikan.

- Advertisement -