Mobil Matic Diajak Liburan, Periksa Dulu Gejala Transmisi Bermasalah

0
Foto: Freepik
- Advertisement -

NMAA News – Para pengguna mobil matik diimbau untuk memperhatikan gejala yang biasa timbul. Mengecek kondisi mobil matik Anda harus benar-benar dilakukan sebelum memulai liburan bersama keluarga. Apalagi mendekati momen liburan akhir tahun ini.

Untuk para NMAA Member yang sudah merencanakan liburan ke luar kota dengan kendaraan pribadi, mengecek kembali kesehatan kendaraan sangat disarankan apalagi jika destinasi yang dituju lumayan jauh.

Tidak hanya kondisi mesin, rem, baterai, lampu, ban, hingga wipper kaca, untuk mobil bertransmisi automatic juga perlu dicek soal kesehatan transmisinya.

Foto: Hips

Mobil transmisi matic punya perbedaan secara kinerja perpindahan gigi transmisi. Oleh karena itu, pahami dulu tanda-tanda gejala transmisi matic bermasalah.

Jika transmisi matik bermasalah, biasanya ada delay ketika perpindahan dari N ke D. Kondisi ini terasa seperti mengayun atau tersendat-sendat saat akselerasi. Bahkan ada yang sampai tidak bisa jalan mobilnya. Atau, kenali kondisi oli transmisi rembes yang kerap tidak disadari.

Jika mengalami masalah dan tanda-tanda matik bermasalah seperti itu, pengguna mesti segera membawa mobilnya ke bengkel untuk cek sebelum kerusakan menjadi parah.

Diketahui, budget perbaikan atau overhaul transmisi matik, Pirman mengungkapkan, biayanya antara Rp 4,5 juta hingga Rp 15 juta tergantung jenis mobil dan tingkat kerusakannya.

Jangan sampai telat mengganti oli, disarankan oli mesin diganti setiap 25.000 km jarak tempuh kendaraan, dengan maksimal toleransi 30.000 km.

- Advertisement -