Antisipasi Macet, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Libur Nataru

0
- Advertisement -

NMAA News – Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tinggal di depan mata. Seperti tradisi yang sudah berlangsung sejak lama, masyarakat di berbagai kota di Indonesia menyambut hangat libur Nataru dengan berlibur.

Apalagi, saat ini tol terintegrasi seperti Trans Jawa sudah menjadi pilihan banyak keluarga untuk liburan menggunakan mobil pribadi. Di sisi lain, banyak di antara masyarakat memilih menggunakan angkutan umum atau sepeda motor.

Untuk mengatasi kemacetan lalu lintas selama libur Nataru, Kepolisian Republik Indonesia telah menyiapkan skema arus lalu lintas yang diprediksi akan terjadi lonjakan pemudik

“Berkaitan rekayasa, kita sudah memiliki konsep. Kita pernah punya pengalaman khususnya terkait jalur mudik maupun jalur balik dalam mengelola pada saat mudik Idul Fitri sehingga tentunya pengalaman ini akan kita terapkan di libur Nataru, khususnya dalam hal pengelolaan dan rekayasa jalur transportasi,” kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, Kamis (7/12/2023).

Polri memiliki pengalaman dalam mengantisipasi arus mudik lebaran. Dari sinilah beberapa langkah antisipatif dipersiapkan. Mulai dari rekayasa dengn contraflow, alih arus, hingga one way nantinya saat terjadi kepadatan hingga kemacetan di titik tertentu.

“Kita telah memiliki hitungan semacam counting pada saat jumlah kendaraan yang ada di jalur tol melebihi kapasitas tertentu maka kita akan berlakukan rekayasa. Ini terus kita evaluasi sehingga pada saat kita lakukan rekayasa, di sisi lain jangan sampai ada masyarakat pengguna jalan juga terganggu,” tambahnya.

“Sehingga tidak terjadi penumpukan yang terlalu berlebihan dan kalau pun harus terpaksa menunggu juga tentunya disiapkan rest-rest area yang kemudian juga membuat masyarakat bisa nyaman sambil menunggu,” lengkap Kapolri.

Menurut penghitungan pihaknya, ada pula kegiatan pelaksanaan tahapan Pemilu bersamaan libur Nataru itu. Maka itu, pihaknya juga bakal melakukan pengamanan dalam kegiatan perhelatan politik tersebut.

“Pelaksanaan tahapan pemilu sehingga masing-masing kepala wilayah kita minta untuk melakukan mapping di wilayahnya sehingga tahapan pemilu tetap bisa berjalan baik,” tandasnya.

Pengamanan ini, disiapkan untuk mengatasi potensi terjadinya konflik dan gangguan Kamtibmas bisa dipetakan dan diantisipasi.

Pihaknya juga bakal menyebarkan personelnya ke titik-titik sesuai wilayah yang dipetakan, baik demi pengamanan Nataru maupun Pemilu.

- Advertisement -