Biar Enggak Fatal, Lakukan 4 Cara Ini Saat Pecah Ban di Jalan Tol

0
Foto: Freepik
- Advertisement -

NMAA News – Banyak pemicu kejadian berbahaya saat sedang berkendara.

Apalagi saat mobil melaju dengan kondisi ban mobil sudah mesti diganti, pecah ban secara tiba-tiba bisa saja terjadi. Meski begitu, pengendara mobil tetap fokus melihat ke depan.

Lakukan beberapa cara berikut ini jika ban mobil pecah secara tiba-tiba di jalan tol.

Kurangi Kecepatan

Jalan bebas hambatan banyak pengendara melaju di kecepatan tinggi. Ketika alami pecah ban, pengemudi dapat kurangi kecepatan mobil secara perlahan.

Saat ban pecah, hindari membanting setir kemudi ke arah berlawanan. Sebab, kondisi ban pecah bisa sebabkan kendaraan oleng.

Tepikan Mobil ke Bahu Jalan

Setelah mengurangi kecepatan, pengemudi menyalakan lampu sein untuk menepi ke bahu jalan. Pastikan juga mencari tempat aman saat berhenti.

Saat kondisi darurat, bahu sebelah kiri jalan bisa digunakan seperti yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1990, bahu jalan diperuntukkan bagi mobil patroli, ambulans, mobil derek dan mobil yang berhenti karena keadaan darurat, seperti mogok ataupun mengalami ban pecah.

Usai memastikan pemberhentian di tempat aman, segera pasang segitiga pengaman dan nyalakan lampu hazard.

Siapkan Ban Serep

Tak kalah penting, gantilah ban pecah menggunakan ban serep untuk sementara. Ganti ban segera dan tetap memperhatikan laju kendaraan ideal.

Karena ban serep diperuntukkan hanya sebagai komponen darurat. Jadi, kerusakan ban wajib segera diperbaiki.

Hubungi Mobil Derek

Jika tidak membawa ban serep, segera hubungi mobil derek. Pihak jalan tol, pastinya sudah mempersiapkan mobil derek yang siaga untuk membantu pengemudi saat menggunakan akses jalan.

Walaupun bisa merogoh kocek cukup dalam, tentunya akan sebanding dengan langkah yang mesti dilakukan saat kondisi pecah ban.

- Advertisement -