Partisipasi di Seri I JS Speed Drag Race Series 2023 Surabaya, VVC Tetap Lakukan Giat Berbagi Peduli

0
- Advertisement -

NMAA News – Ajang balap lintasan lurus yang akrab dikenal sebagai Drag Race, kembali makin marak usai badai pandemi dinyatakan selesai. Melanjutkan keramaian dan antusiasme yang ditunjukkan peminatnya tahun lalu, tahun ini rangkaian seri balap drag kembali diinisiasi kolaborasi antara klub pecinta Volkswagen (VW) klasik dan penyelenggara event balap.

Adapun klub VW klasik yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan yakni Volkswagen Van Club (VVC) dan Volkswagen Beetle Club (VCB), yang didukung oleh wadah pemerhati sport otomotif Jakarta Storm Speed (JSS). Ketiganya berkolaborasi dengan Surabaya Racing Project (SRP) untuk menggelar seri pertama JS Speed Drag Race Series 2023 pada 4-5 Maret 2023.

Terdapat tiga putaran dalam lomba balap lintasan lurus ini. Seri pertama berlangsung di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT). Putaran kedua akan berlangsung di Yogyakarta, dan putaran ketiga yang merupakan babak final, akan berlangsung di Jakarta.

Antusiasme tinggi sudah diperlihatkan peserta pada seri pertama di Sirkuit GBT. Yakni, diikuti sekitar 320 peserta termasuk tentunya kendaraan jenis VW klasik dari jenis Beetle hingga Kombi. Sementara selebihnya merupakan kendaraan non-VW dengan tahun produksi lebih baru.

Syukuran dan doa bersama yang dikuti potong nasi tumpeng warnai acara pembukaan seri pertama JS drag race vw series di Surbaya

Menurut Ketua Penyelenggara yang juga Ketua Harian VVC, Arief Gunawan mengatakan, drag race yang dibuat hasil kolaborasi ini merupakan kompetisi yang terbuka untuk perserta umum, tidak eksklusif bagi pemilik VW saja. Hal sama juga akan diterapkan pada seri kedua di Yogyakarta dan final di Jakarta, yakni membuka untuk kelas umum/non-VW.

“Namun karena komunitas penyelenggaranya merupakan dominan dari mereka yang berkecimpung di dunia VW klasik, maka kelas VW dan kelas Umum dipisah. Namun tetap dengan peraturan lomba, scrutineering, dan jarak lintasan yang sama, yakni 201 meter,” jelas Arief.

Ketua JS Speed Adi Yunadi Ndjun sedang memberikan sambutan sebelum dimulainya balapan
Ketua Umum VVC, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, M.M. sedang memberikan sambutan sebelum drag race dimulai

Khusus untuk kelas VW, selain mengacu pada besaran kapasitas mesin, juga memasukkan unsur pemasok bahan bakar yang dipisah dalam beberapa kelas kompetisi, yakni 1641 Sedan/Bus, single-carburetor, dan 1/2/4 barrels carburetor. Untuk JS-Speed Drag VW Series 2023, terbagi Kelas Point A yang mencakup Kelas 1641 Sedan dan Kelas Two Barrel Bus.

Sedangkan untuk Kelas Point B lebih banyak kategorinya. Yakni; Kelas 1641 Bus, Single Carb Bus, 2-Barrels Sedan, 4-Barrels Sedan, 4-Barrels Bus, dan Kelas FFA. Untuk juara umum kelas point A disediakan 1 unit sepeda motor, dan juara umum kelas point B berhak atas trophy dan sejumlah uang.

Para dragster dari team VVC Drag Racing Team

Khusus VVC Drag Race Team menurunkan 3 unit mobil berupa 2 VW Beetle dan 1 VW Kombi. “Ketiganya ini dipakai oleh 5 orang peserta dari VVC, secara bergantian. Tujuannya untuk meraih point secara overall,” jelas Arief.

Selain mengikuti drag seri pertama ini, VVC memanfaatkan momentum ini dengan tetap menggelar giat yang menjadi ciri khasnya, bakti sosial ke masyarakat sekitar lokasi acara. Menurut Ketua Umum VVC, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, M.M. kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud berkelanjutan dari program VVC Berbagi dan Peduli.

Donasi VVC Berbagi dan Peduli diserahkan Ketua Uumum VVC Pudji Hartanto ke Hanang, selaku Lurah Sumberejo, Surabaya Barat, wilayah yang menjadi berlangsungnya acara drag race ini

“Acara penyerahan sejumlah bantuan sosial ini kerap kami lakukan di setiap event atau touring yang kami lakukan. Untuk di acara ini, kami lakukan sebelum penyerahan piala ke para pemenang balap. Saya sebagai Ketua Umum VVC mewakili langsung untuk menyerahkan bansos ini ke masyarakat sekitar sebagai wujud komitmen VVC Peduli dan Berbagi,” jelas Pudji.

Bantuan sosial yang dikumpulkan VVC dalam bentuk tunai sebesar Rp 10 juta. Nominal bantuan ini dibagi untuk tiga pihak. Yakni bantuan sebesar Rp 7 juta untuk panti asuhan dan para balita stunting atau balita yang mengalami kekurangan gizi di sekitar lokasi acara.

Sementara sisanya Rp 3 juta diserahkan ke pengelola lembaga amal BerbuatBaik.com yang akan menyalurkannya ke mereka yang membutuhkan. Sebagai penerima bantuan untuk panti dan balita, diserahkan langsung ke Hanang, selaku Lurah Sumberejo, Surabaya Barat, wilayah yang menjadi berlangsungnya acara drag race ini.

Para dragster VVC yang sukses naik podium di seri pertama JS Drag Race VW Series

Menurut Hanang seperti yang disampaikan ke Arief, di seputaran lokasi acara, memang masih banyak didapati para balita stunting yang kondisinya cukup memprihatinkan. Sebelumnya., sebagai Lurah di Sumberejo, Hanang juga telah mengupayakan giat CSR dengan mengajak para pengusaha sekitar untuk ikut bisa membantu penanganan balita stunting ini.

“Jadi kata pak Lurah, bantuan ini sangat berguna bagi pihaknya untuk bisa membantu memperbaiki problem kekurangan gizi di wilayahnya. Pak Lurah Hanang mengucapkan terima kasih untuk VVC yang sudah berkenan dan peduli terhadap kondisi masyarakat sekitar,” pungkas Arief yang bernomor lambung anggota VVC-344 ini.

- Advertisement -