NMAA News – Nissan Caravan, mobil van komersial sederhana yang selama ini dikenal fungsional, kini tampil berbeda lewat paket modifikasi bertema Nismo-inspired yang unik dan menarik perhatian penggemar otomotif.
Modifikasi ini bukan dari Nissan langsung, melainkan hasil karya tuner Jepang Dynasty yang memberikan body kit lengkap bernuansa Nismo — divisi performa Nissan — untuk Nissan Caravan.
Paket modifikasi yang dinamakan Alive GT-V ini mengambil inspirasi langsung dari model legendaris Nissan GT-R Nismo, termasuk garis desain agresif, splitter depan yang tajam, side skirt lebih tebal, fender melebar, serta spoiler belakang yang lebih menonjol.

Warna hitam glossy dengan aksen merah khas Nismo mempertegas karakter sportif yang dibawa ke bentuk van komersial ini.
Meski demikian, semua perubahan ini bersifat visual semata. Tidak ada peningkatan performa atau upgrade pada sasis dan mesin Caravan itu sendiri. Hasilnya, Nissan Caravan tetap memiliki mesin standar seperti biasa bukan sebuah “GT-R versi van”.
Sebagai info, mesin terkuat yang tersedia untuk Nissan Caravan tetap 2,4 liter turbodiesel hasil kerja sama dengan Mitsubishi.

Mesin ini menghasilkan sekitar 130 hp dan torsi puncak 370 Nm, dipadukan dengan transmisi otomatis 7-percepatan serta pilihan penggerak roda belakang atau AWD.
Dynasty juga menawarkan velg 7-spoke hitam dan per kejut lebih rendah untuk tampilan lebih “nempel” ke tanah. Tetapi sekali lagi, ini hanya untuk estetika, bukan lompatan performa layaknya GT-R Nismo sungguhan.
Langkah tuner Jepang ini menunjukkan kecenderungan baru dalam dunia modifikasi: menggabungkan heritage performa dengan kendaraan yang secara fungsi jauh berbeda.

Nissan Caravan mungkin bukan kandidat ideal untuk julukan Nismo, tetapi paket Alive GT-V menunjukkan bahwa kreativitas modifikator kini tak lagi terbatas pada jenis kendaraan tertentu.
Untuk para pecinta Nismo dan Nissan klasik seperti GT-R, perubahan ini tentu menjadi pembicaraan tersendiri di komunitas otomotif antara apresiasi terhadap kreativitas dan kritik bahwa mobil itu tetaplah van, bukan supercar.
Kira-kira kalau Nissan Serena atau Evalia yang beredar di Indonesia, pantesnya gak ya didandani seperti ini?

